Digitalisasi Mendorog Pemulihan Industri Otomotif

  • Whatsapp
Johnny Widodo, CEO, OLX Group Indonesia

OLX Autos Indonesia menggelar acara OLX Autos Indonesia Media Roundtable: 2021 Outlook yang membahas tentang kondisi pasar mobil bekas di Indonesia terkini serta tren yang akan terjadi kedepannya. Tahun 2020 bisa dikatakan sebagai tahun akselerasi bisnis seiring dengan perkembangan digitalisasi yang melahirkan inovasi bisnis  digitalisasi industri di Tanah Air, termasuk industri mobil bekas.

Johnny Widodo, CEO, OLX Group Indonesia menyatakan ,munculnya marketplace spesialis otomotif membentuk pemain di industri mobil bekas tidak hanya menjadi lebih terorganisir, tetapi juga terekspos secara online, seiring dengan perubahan perilaku masyarakat akibat adanya digitalisasi.

“Masa depan industri dipengaruhi oleh munculnya berbagai platform dengan model bisnis yang berbeda. Oleh karena itu, kolaborasi antar pendukung ekosistem mobil bekas diperlukan agar industri ini dapat memaksimalkan potensinya. Dan itulah yang kami coba penuhi melalui layanan-layanan kami,“ ujar Johny.

Selain OLX Autos Jual Mobil Instan dan OLX Autos Jual – Beli – Tukar – Tambah, OLX Autos bekerja sama dengan 15 dealer dan meluncurkan OLX Autos Authorized Dealer untuk mengembangkan bisnis mereka termasuk memperoleh, mengelola inventaris mobil bekas yang berkualitas serta strategi pemasaran.

Sinergi antar pihak yang berpengaruh dalam industri ini juga mendorong pemulihan industri. Optimisme tersebut juga didukung oleh 5 kebijakan Bank Indonesia yang bertujuan membantu industri mobil bekas, yaitu: membuka sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal, peningkatan kredit / pembiayaan kepada dunia usaha, stimulus moneter dan makroprudensial, serta Ekonomi dan Keuangan seperti digitalisasi khususnya untuk sektor usaha kecil dan menengah.