Mengintip Hino Bus R260 Bio Smart & Safe Bus, Apa Istimewanya?

  • Whatsapp

Bertempat di Hino Total Support Centre, Jatake, Tangerang, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menampilkan Hino Bus R260 yang disulap oleh pemiliknya PO Sumber Alam menjadi Bio Smart & Safe Bus, apa keistimewaannya?

Bus dengan konsep Bio Smart & Safe Bus milik PO Sumber Alam ini dirancang guna kebutuhan transportasi masyarakat dimasa pandemi yang aman dan nyaman dikembangkan oleh karoseri Laksana menggunakan bodi Legacy SR2 HD Prime S Series double glass dan sasis Hino RK8, dibantu oleh Universitas Diponegoro (UNDIP) serta dipandu oleh Komite Nasional Keselematan Transportasi (KNKT).

Bacaan Lainnya

Bus HinoR260 milik salah satu perusahaan otobus tertua di JAwa Tengah ini tidak hanya menerapkan kursi tempat duduk physical distancing dengan konfigurasi 1-1-1. Namun diterapkan juga desain sirkulasi udara laminar vertikal pada kabin, untuk udara yang lebih bersih karena adanya penyedot udara dibawah kursi penumpang atau Inlet AC.

Anthony Steven Hambali, Owner PO Sumber Alam memaparkan bus ini memiliki konsep untuk mengatur bagaimana sirkulasi udara di kabin menjadi lebih bersih, aman dan tentu saja lebih sehat. Jadi virus yang berkeliaran di dalam kabin dapat tersedot ke bawah dan tersaring dengan baik untuk menjadi udara yang lebih bersih di dalam bus.

“Selain itu material Nano Silver juga memberikan proteksi tambahan bagi penumpang, karena partikel ini akan membantu membunuh bakteri atau virus – virus yang menempel di dalam bus,” uncap juragan Sumber Alam yang juga youtuber.

Untuk rancangan bus pada umumnya, AC akan menyedot udara dari atas, serta jalur keluarnya AC juga dari atas kepala penumpang, hal ini menimbulkan turbulensi udara. Sementara pada Bio Smart & Safe Bus ini penyedot udara berada di bawah, sehingga udara yang keluar dari louver AC bisa langsung turun dan terhisap oleh inlet AC yang ada di bawah untuk kemudian disterilkan lagi dengan HEPA filter dan UV-C light untuk menjadi udara yang lebih bersih.

Foto : Sumber Alam

Bus Hino Bio Smart & Safe Bus ini turut juga disemprotkan lapisan material Nano Silver pada seluruh permukaan interior bus untuk membunuh bakteri dan virus yang menempel di dalam bus. Serta pembagian masker herbal yang dibagikan untuk penumpang, hal ini tentunya menambah rasa aman dan nyaman bagi penumpang selama perjalanan.

Bio Smart & Safe Bus yang merupakan pengembangan dari bus social distancing di operasikan Sumber Alam untuk trayek dari Jakarta – Yogyakarta dan sebaliknya dengan pola pengoperasian bergantian karena unitnya masih terbatas. “Kami mengoperasikan secara bergantian sesuai jadwal pada agen – agen penjualan tiket agar semua pelanggan Sumber Alam bisa menikmatinya,” ungkap Anthony.

Meskipun corak Bio Smart & Safe Bus berbeda dengan warna khas Sumber Alam, kenapa tidak menggunakan penari Dolalak yang menjadi ikon budaya kabupaten Purworejo, menurut Anthony saat ini livery ikonik sementara masih digunakan untuk bus divisi pariwisata.

Sebelum dipajang di Hino Total Support Centre, Jatake, Tangerang, Bio Smart & Safe Bus sudah diperkenalkan kepada Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Jawa Tengah ini yang mempunyai kenangan istimewa masa kecil di kota Kutoarjo, tempat kelahiran PO Sumber Alam.

Pos terkait