Hormati Proses Hukum DFSK Hadiri Sidang Pedana Tuntutan Konsumen

  • Whatsapp

DFSK Glory 580

“Kami hadir di persidangan kali ini sebagai bentuk komitmen akan kepatuhan terhadap proses hukum yang berlangsung di Indonesia,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, melalui keterangan resminya. Sebagai perusahaan yang berlokasi di Indonesia DFSK menyatakan tunduk dan mengikuti segala peraturan serta hukum yang berlaku. Komitmen DFSK ini ditunjukan melalui kehadiran DFSK pada proses sidang pertama atas Tuntutan Konsumen terhadap DFSK Glory 580.

Bacaan Lainnya

Sesuai agenda persidangan pertama yang berlangsung pada Rabu (27/01) membahas mengenai pemeriksaan kelengkapan berkas-berkas kedudukan hukum (legal standing) dari kedua belah pihak. Kelengkapan berkas ini merupakan proses awal sebelum memasuki tahapan mediasi yang diatur secara umum dalam Pasal 130 HIR dan secara khusus diatur secara lengkap dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Republik Indonesia No. 01 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

Seperti informasi yang sudah beredar, DFSK dituntut oleh beberapa konsumennya terkait keluhan terhadap DFSK Glory 580 yang dirasa tidak kuat menanjak. DFSK sendiri berharap kepada para konsumen untuk datang ke bengkel resmi DFSK apabila mengalami permasalahan apapun terkait kendaraannya. Para mekanik siap sedia melayani para konsumen dan mereka juga sudah memiliki pelatihan dan sertifikasi khusus dari DFSK, sehingga kualitas pengerjaannya pun terjamin.

“Konsumen tidak perlu khawatir dengan kualitas yang ditawarkan oleh kendaraan-kendaraan DFSK di Indonesia, karena seluruh kendaraan dibuat di pabrik DFSK berbasis teknologi 4.0 di Cikande, dan sudah melalui pengecekan kualitas sebelum dikirim ke konsumen, dan semua kendaraan penumpang yang ditawarkan dilengkapi dengan Super Warranty 7 Tahun / 150.000 KM. Garansi kendaraan ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menghadirkan kendaraan yang berkualitas, handal, dan bisa dipercaya untuk berbagai kebutuhan konsumen di Indonesia,” pungkas Achmad Rofiqi.

Pos terkait