Ditengah Pandemi Covid-19 Adira Insurance Semakin Bertumbuh

  • Whatsapp

Belum berakhirnya pandemi COVID-19 semua pebisnis masih melakukan cara untuk keluar dari kemelut, sebaliknyaPT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) malah mencatatkan perkembangan positif masuk jajaran 5 perusahaan asuransi umum yang tetap tumbuh berdasarkan rekapitulasi kinerja asuransi umum berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020 yang dipublikasikan (09/11) membukukan premi bruto kuartal III/2020 senilai Rp 1,5 Triliun atau naik sebesar 23,1% (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp 1,22 Triliun.

Bacaan Lainnya

“Dampak dari pandemi ini bukan hanya secara kesehatan, namun secara finansial dan psikologis. Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif,” Hassan Karim, Chief Marketing Officer Adira Insurance, mengatakan,

Pagebluk telah merubah gaya hidup, termasuk cara belanja asuransi yang sudah beralih ke jalur digital. Kondisi ini sudah di dulakukan oleh Adira Insurance sejak 2014, hingga pada saat sudah sampai  tahap sentralisasi pembayaran klaim. Selanjutnya, Adira Insurance terus berupaya melakukan berbagai pengembangan dan inovasi.

“Kami telah menerapkan working from home sejak 2018, sehingga infrastuktur dan sistem IT kami siap untuk seluruh perusahaan agar tetap beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Pelanggan kami pun juga dapat membeli produk-produk perlindungan dari website, call center, hingga berbagai partners e-commerce Adira Insurance,” ungkap Hassan.

Digitalisasi yang sudah dilakukan Adira Insurance menjadikannya dapat bertahan dan produktif melayani pelanggan di masa pandemik. Salah satunya melalui Aplikasi Autocillin Mobile Claim yang memudahkan pengajuan klaim bagi Pelanggan melalui smartphone. Pelanggan cukup mengunggah foto kerusakan mobil di aplikasi, mobil Anda langsung diperbaiki dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Operasional bisnis kedepan harus menguasai jalur digital sehingga kinerja mejadi lebih lebih efektif dan efisien. “Setelah Covid-19 ini, kami yakin Pelanggan kami akan memiliki standar yang lebih tinggi tentang produk perlindungan dan bagaimana mereka mendapatkan perlindungan. Strategi kami dalam memenangkan pasar adalah dengan berfokus kepada pelanggan untuk memberikan nilai lebih serta menggunakan data analitik untuk mendorong pertumbuhan premi,” Hassan memaparkan.

Pada bulan November 2019, Zurich mengakusisi Adira Finance dengan memegang 80% saham, kondisi ini mengantarkan Adira Insurance  menjadi asuransi umum internasional teratas di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan komprehensif untuk masyarakat Indonesia melalui asuransi jiwa, asuransi umum konvensional dan Syariah. Sinergi ini akan membawa banyak peluang bagi Adira Insurance dan juga bisnis Zurich di Indonesia.” tutup Hassan.

Pos terkait