Mandalika Racing Team Indonesia Siap Kibarkan Merah Putih di Ajang MotoGP

  • Whatsapp

Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) akan menjadi tim balap pertama dari Indonesia yanga bakal mengikuti gelaran balap MotoGP di kelas Moto2 sepanjang musim balap tahun 2021. Tim yang di nahkodai Rapsel Ali sebagai Ketua MRTI mempercayakan Dimas Ekky Pratama menjadi joki kuda besi bernomor 17 dengan liveri khas merah putih.

Bacaan Lainnya

“Mandalika, Nusa Tenggara Barat telah dipilih sebagai sirkuit resmi gelaran MotoGP musim mendatang. Hal ini juga untuk mendukung harapan bangsa Indonesia agar dapat berprestasi di kancah balap internasional,” kata Rapsel Ali pada acara seremonial di Jakarta (09/11).

Rapsel Ali saat ini menjabat di DPR RI dari Komisi VI ini mengatakan tim ini dibentuk untuk mendukung program Presiden Joko Widodo dalam menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP 2021. Gelaran MotoGP di sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat diharapkan bisa berimbas meningkatnya perkembangan industri sektor pariwisata.

Febby Sagita, Direktur Operasional Tim MotoGP Indonesia menuturkan, MRTI bakal menjadi tim debutan Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia Moto2 secara penuh musim depan akan merangkul salah satu tim di kelas intermediate, untuk menjadi tandem Dimas Ekky.

Terkait siapa yang akan mendampingi Dimas Ekky, Feby belum bisa mengutarakan,”Untuk tim yang akan kami gandeng belum bisa disebutkan dikarenakan tim tersebut masih terikat kontrak hingga gelaran MotoGP 2020 berakhir,” ungkap Febby.

MRTI  nantinya akan menggunakan mesin Triumph dengan kapasitas 765 cc, sebagai pemasok tunggal mesin di kelas Moto2. Meskipun demikian, setiap tim diperbolehkan menggunakan sasis yang berbeda seperti Kalex, MV Agussta, NTS dan Speed Up.

“Inilah wujud motor yang bakal digunakan oleh Dimas Ekky di sepanjang musim balap Moto2 tahun depan, yang didominasi warna merah-putih, plus lis biru di beberapa sudut,” pungkas Febby.

Pada akhir bulan November, perwakilan MRTI akan bertolak ke Spanyol untuk bertemu dengan Dorna Sports di Barcelona, Spanyol, guna membicarakan teknis soal partisipasi MRTI sekaligus peresmian nama tim di sana.

Pos terkait