Tips Menghindari Flat Spot Dari Michelin Indonesia

  • Whatsapp

foto : unsplash,com
Tips Menghindari Flat Spot Dari Michelin Indonesia (foto: unsplash,com)

Efek perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid 2 telah diterapkan kembali di DKI Jakarta sejak pertengahan September lalu membuat kendaraan bermotor saat ini mungkin lebih sering terparkir di garasi dan hanya dikeluarkan apabila ada keperluan yang mendesak saja.

Bacaan Lainnya

Kendaraan yang terparkir lama bisa menimbulkan masalah saat akan kembali dipergunakan, Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette berpesan untuk secara rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama pada bagian ban, saat kendaraan tidak digunakan dalam waktu cukup lama.

Mobil dalam kondisi statis membuat ban menahan beban kendaraan mobil atau motor dalam satu titik tumpuan. “Jika beban kendaraan bertumpu pada satu titik pada waktu terlalu lama, selain akan membuat ban kendaraan kempes juga berisiko menimbulkan flat spot atau deformasi pada ban,” kata Steven.

Flat spot muncul pada bagian ban yang menahan beban terlalu lama selama 1 hingga 2 bulan atau bahkan lebih mengindikasikan ban telah mengalami deformasi atau ketika bentuk ban tidak lagi bulat sempurna akibat berada dalam posisi diam pada waktu terlalu lama.

Untuk menghindari flat spot dan deformasi ban, Steven menyarankan pengendara menjalankan kendaraan minimal satu minggu sekali, untuk memastikan ada pergantian tumpuan beban kendaraan pada ban.

Pos terkait