4WD Tidak Sama Dengan AWD, Apa Bedanya?

  • Whatsapp

Sering terjadi salah pemahaman dalam istilah-istilah otomotif seperti apa itu Four Wheel Drive (penggerak empat roda) versus All Wheel Drive (penggerak semua roda) atau AWD.  Diantara keduanya memang terdapat beberapa perbedaan yang banyak orang tidak mengetahuinya, malah menganggapnya sama saja.

Bacaan Lainnya

Mari kita lihat perbedaannya, umumnya Four Wheel Drive atau 4×4 atau 4WD biasanya dipergunakan pada kendaraan SUV besar atau mobil segala medan yang populer dengan sebutan jip.  Seirama dengan perkemabangan saat ini, terdapat banyak versi dari sistem penggerak 4WD ini.  

Perbedaan paling nyata antara 4WD dan AWD, pada sistem 4WD sistemnya bisa di nonaktifkan agar irit bahan bakar.  Perbedaan secara mekanis, sistem 4WD mempergunakan dua buah diferensial dan sebuah transfer case (untuk mengaktifkan dan melepas sistem 4WD) sedangkan AWD mempergunakan tiga buah diferensial yaitu dua di poros rodanya dan satu ditengah-tengah keduanya.

Pada sistem 4×4 tenaga dari mesin yang telah diolah di transmisi tidak langsung disalurkan ke roda tapi harus melewati gigi pemindah atau transfer gear di transfer case.  Perangkat tersebut diperlukan untuk melepas dan menghubungkan sistem dengan penggerak roda depannya agar bisa didapat traksi maksimum.  Walau terdengar bisa memberikan kemudahan, tapi sistem ini sebaiknya tidak dipergunakan saat mobil dipacu dengan kecepatan lebih dari 50kpj, di jalan lurus dan kering.  Penggunaan traksi berlebihan malah akan membuat boros bahan bakar.

Sesuai perkembangan, sistem 4×4 yang ada saat ini telah dibuat lebih nyaman.  Untuk mendapatkan traksi yang diinginkan pengendaranya tinggal tekan tombol, semua sudah dikendalikan secara elektronik.

Sekarang kita lihat apa yang dimaksud dengan AWD.  AWD jauh lebih modern dibanding sistem 4WD, tapi masing-masing mempunyai keunggulan dan kekhususan dalam pemakaiannya.  Perbedaan paling nyata, seperti telah disebut diatas bila AWD bekerja terus menerus artinya traksi didapat dari roda depan maupun belakang. 

Hubungannya tidak bisa diputus atau menjadi 2WD agar bisa menghemat bahan bakar.  Satu hal yang perlu diingat,  AWD bukan untuk dipergunakan di medan berat seperti medan ekstrim off-road.  Tapi lebih ditujukan untuk mendapatkan daya cengkram roda yang superior dan memudahkan mengendalikan pada kondisi-kondisi tertentu.

Memang AWD mampu menghasilkan kualitas pengendaraan yang sangat baik dan mampu memberikan cengkraman sempurna saat menikung tajam pada kecepatan tinggi.  AWD akan memberikan kestabilan dan kenyaman dipermukaan jalan licin saat hujan atau jalan bersalju. 

Keunggulan ini lah yang dimanfaatkan oleh produsen mobil untuk menerapkan sistem AWD di produknya.  Audi Quatro bisa disebut sebagai sedan pertama dengan sistem AWD.  Kehebatan AWD dipamerkan Audi di medan rally, Audi Quatro merajai dunia rally beberapa dekade lalu.  Generasi terbaru dengan penggerak AWD ada pada Subaru Impreza WRX STI, Mercedes-Benz E63 AMG S, Audi R8, Lamborghinni Gallardo dan Mitsubishi EVO X.

Pos terkait