Ganjil Genap Di Masa PSBB, Sepeda Motor Belum Berlaku

  • Whatsapp
Foto Dishub DKI Jakarta

Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif yang diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta, salah satunya adalah pengendalian moda transportasi mulai dari pemberlakuan Ganjil Genap bagi kendaraan bermotor pribadi hingga penggunaan sepeda sebagai alat transportasi.

Pada Pasal 7, tertuang penerapan prinsip pelaksanaan Ganjil Genap bagi kendaraan bermotor pribadi berupa mobil maupun sepeda motor dan pengendalian parkir pada luar ruang milik jalan (off street) maupun di ruang milik jalan (in street) dengan pembatasan satuan ruang parkir.

Pada masa transisi ini untuk semua ruas jalan diutamakan bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi sepeda sebagai sarana mobilitas penduduk sehari-hari untuk jarak yang mudah dijangkau.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan, belum ada perubahan atas Ganjil Genap yang telah diterapkan pada awal Agustus lalu. “Untuk sepeda motor belum diberlakukan Ganjil Genap. Saat ini, Ganjil Genap yang diberlakukan masih pada 25 ruas jalan, bagi kendaraan roda empat, dengan 14 jenis kendaraan yang dikecualikan. Berlaku pada pagi hari jam 06.00-10.00 WIB dan sore hari jam 16.00-21.00 WIB,” jelas Syafrin pada Jumat (21/08).

Sumber: Dishub DKI Jakarta

Pada Pasal 10, diatur tentang penyediaan parkir khusus sepeda di sejumlah lokasi, meliputi ruang parkir perkantoran, ruang parkir pusat perbelanjaan, halte, terminal, stasiun, dan pelabuhan / dermaga. Penyediaan ruang parkir khusus sepeda di perkantoran dan pusat perbelanjaan ditetapkan sebesar 10% (sepuluh persen) dari kapasitas parkir.

Bagi para operator angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum, angkutan perairan, dan angkutan perkeretaapian wajib mengikuti ketentuan pada Pasal 11, sebagai berikut:

1. Membatasi jam operasional sesuai pengaturan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan/atau instansi terkait;

2. Menyediakan ruang penyimpanan sepeda pada sarana angkutannya.

Dengan diterapkannya peraturan Ganjil Genap, masyarakat dapat melakukan penyesuaian waktu berkegiatan sesuai dengan plat nomor kendaraan yang dimilikinya. Bagi pengguna kendaraan dengan plat nomor kendaraan ganjil, dapat berkegiatan dari rumah pada tanggal genap, begitu sebaliknya. Sehingga, masyarakat turut berperan serta dalam menekan laju penyebaran wabah COVID-19 di wilayah Ibu Kota.

Sumber: Dishub DKI Jakarta