PT Pertamina Lubricants Dukung Pembentukan Kampung Tangguh di Gresik

  • Whatsapp

image_43292_WhatsApp-Image-2020-07-09-at-10.09.36-1PT Pertamina Lubricants, melalui salah satu pabrik pelumasnya Production Unit Gresik (PUG) turut berkontribusi dalam pembentukan Kampung Tangguh Kelurahan Sidokumpul Gresik, yang diresmikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Gresik, Dr. Mohammad Qosim, Waka Polres Gresik, Kompol Dhyno, Perwakilan Dandim 0817 Gresik, Lettu (Inf) Toyib.

Kampung Tangguh Kelurahan Sidokumpul merupakan kampung tanggap Covid-19 yang mandiri dan menyediakan Pusat Komando sebagai pusat informasi dan sistem pangamanan kampung yang efektif dan sarfas pendukung yang mencukupi dan memadai.

Manager PUG PT Pertamina Lubricants Dody Arief Aditya, mengatakan bahwa PT Pertamina Lubricants terus berkomitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat yang terdampak saat pandemi Covid-19 dan Kampung Tangguh ini memiliki peran yang penting untuk mengawal masyarakat dimasa sulit ini.

Untuk mengoptimalkan jalannya Kampung Tangguh ini, PUG turut menyediakan 30 tempat cuci tangan, thermogun, dan materi komunikasi untuk mengkampanyekan Covid-19 seperti informasi gejala klinis, penularan, tips pencegahan, dan sosialisasi langkah cuci tangan yang baik.

Selain itu, PUG juga memberikan 48 paket sembako yang ditujukan bagi pasien dan keluarga yang melakukan karantina mandiri dan disalurkan melalui Satgas Covid-19 Kelurahan Sidokumpul seminggu sekali. Ditambah, PUG juga memberikan tanaman hidroponik serta budikdamber (budidaya ikan lele dalam ember) untuk ketahanan pangan serta memfasilitasi penggantian oli gratis untuk lebih dari 40 kendaraan TRK Satgas Covid-19 yang bertugas.
image_43293_WhatsApp-Image-2020-07-09-at-10.09.36
Dody melanjutnya, “Untuk masyarakat wilayah Ring 1 pabrik yang terkena dampak Covid-19 seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), PT Pertamina Lubricants membantu dengan membuka lapangan pekerjaan dengan kegiatan kewirausahaan yaitu pembuatan dua unit usaha yakni Unit Usaha Persewaan alat pesta dan Barbershop.”

PUG terus menaati dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan pabrik selama masa PSBB dan selama masa transisi menuju tatanan new normal seperti pelaksanaan rapid test, pemakaian masker, physical distancing, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pabrik, penyediaan fasilitas tempat cuci tangan tambahan, dan juga disinfeksi area pabrik setiap dua kali seminggu.