Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:100219 Library:100413 in /home/u673201931/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1633
Resiko Salah Pasang Busi : AUTOREV

Resiko Salah Pasang Busi

Eko Fery - AUTOREV24 April, 2020 8:02 WIB

image_43128_Tingkat-KekencanganPemantik api atau busi bertugas untuk menciptakan percikan api yag bersumber dari kelistrikan pada kendaraan yang memicu terjadinya proses pembakaran dari hasil pengabutan bahan bakar dan udara. Komponen kecil ini wajib diperhatiak saat memasangnya, salah –salah kinerja busi tidak bekerja secara optimal.

Beberapa langkah yang harus diperhatikan saat memasang busi, yang paling penting adalah menggunakna busi sesuai dengan spesifikasi yang rekomendasi pada buku petunjuk kendaraan. Gunakan kunci busi yang sesuai dan perhatikan tingkat kekencangannya. Tidak boleh kendor atau terlalu kencang sehingga performa mesin tetap terjaga.

Zulfikar Toto, Marketing PT.NGK Busi Indonesia mengingatkan,”Apabila pemasangan busi terlalu kencang bisa mengakibatkan kerusakan pada ulir busi maupun blok mesin, tentunya merepotkan kita saat melakukan penggantian. Perhatikan pula bagian center electrode hingga terminal nut- pun agar tidak luput dari resiko kerusakan.”

Tingkat torsi /kekencangan pemasangan busi ditentukan oleh 3 hal, yaitu:

  • Tipe busi yang menggunakan gasket atau tanpa gasket
  • Ukuran diameter ulir busi
  • Tipe kepala silinder mesin yang menggunakan cast iron atau aluminium

Berikut ini adalah table rekomendasi standar torsi kekencangan dalam pemasangan busi berdasarkan 3 hal penentu di atas:

image_43130_Ukuran-Pengencangan-TorsiGunakan kunci busi  sesuai dengan ukuran yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan hexagonal busi. “Hal ini perlu diperhatikan karena, penggunaan ukuran kunci busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin. Jika tidak memungkinkan menggunakan kunci torsi yang sesuai maka metode penggunaan sudut derajat pengencangan sudah mampu mewakilinya,”terang Zulfikar.

Perhatikan kondisi mesin, pastikan kondisi mesin sudah dingin setelah pemakaian.”Agar sifat logam pada busi maupun kepala silinder sudah stabil sehingga tidak memicu adanya kerusakan pada kedua komponen tersebut,”tutur Zulfikar.

Pada setiap kemasan Busi NGK telah dilengkapi dengan panduan ringan untuk pemasangan berikut dengan keterangan tingkat kekencangan yang direkomendasikan (rotasi putaran – tanpa kunci torsi) agar busi tersebut dapat dipasang dengan sempurna dan menghasilkan performa mesin yang optimal.

Suzuki New Baleno

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017