37 Tahun Menjadi Pilihan Para Pebisnis, Hino Capai Produksi ke 500.000 unit

  • Whatsapp

image_42830_Unit-Hino-Ranger-FM-350-TH-di-GIICOMVEC-2020Turut berkontribusi membangun Indonesia sejak tahun 1982, hari ini PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) telah mencapai produksi unit kendaraan Hino ke 500.000 unit. Pencapaian ini merupakan buah dari  proses panjang kerja keras dan dukungan dari pemerintah serta pelanggan yang selama 37 tahun mempercayakan Hino sebagai bagian dari kesuksesan bisnis.

Langkah Hino di Indonesia dimulai dari tahun 1967 dimana pemerintah Jepang menghibahkan kendaran bus kepada Pemerintah Indonesia.Pada tahun  1982 , PT. Hino Indonesia Manufacturing (HIM) berdiri yang merupakan perusahaan patungan antara prinsipal Hino Motors Ltd., Japan dengan Grup Salim, dengan membangun perakitan di Tambun, Bekasi – Jawa Barat.

Mulai tahun 1970, Hino memulai perakitan kendaraan komersial, selanjutnya pada pertengahan dekade 1980an, diluncurkan Hino Ranger FF Series dan Bis AK Series, dilanjutkan dengan peluncuran truk FL dan FM pada awal tahun 1990an. Model inilah yang menjadi tunas sejarah suksesnya Hino di Indonesia.

Pada perkembangannya, pada tahun 1997 Hino mulai membangun pabrik di di Kawasan Industri Kota Bukit Indah – Kabupaten Purwakarta Jawa Barat yang sempat tertunda akibat krisis moneter. Kemudian tahun 2003 menjadi awal bangkitnya Hino di Indonesia, diawali dengan restrukturisasi HIM menjadi HMMI dan HMSI.

Peresmian pabrik baru HMMI dilakukan oleh Menteri Perindustrian pada tanggal 8 September 2003 dan pada saat yang bersamaan diluncurkannya generasi baru Hino Truk Ranger – FG, FL dan FM Series. Tahun 2009 Hino meningkatkan kapasitas produksi dengan melakukan perluasan pabrik.

Mulai tahun 2011, Hino melakukan ekspor bus dan truk ke Vietnam dan Filipina hingga sekarang sudah menjualnya ke 15 negara (antara lain: Filipina, Vietnam, Laos, Haiti, Bolivia dan beberapa negara di Afrika Barat) sebanyak 13.000 unit kendaraan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Ekspor komponen kendaraan bermotor Hino juga telah dilakukan ke 17 negara tujuan. Kedepannya, volume dan nilai ekspor akan terus ditingkatkan, sejalan dengan diberlakukannya ambang batas emisi gas buang EURO 4 pada tahun 2021.

Sukses besar Hino di Indonesia, mereka mengembangkan  pencapaian Visi tahun 2025 Menjadi Perusahaan Truk dan Bis Nomor 1 di Indonesia yang Berkembang Secara Global.