PARJO hadir di GIIAS 2019

  • Whatsapp

image_40010_photo-18-07-19-09.09.54-2Sebagai sebuah event akbar tahunan, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 merangkul beragam aspek yang terkait industri otomotif serta memberikan gambaran bagaimana pergerakan industri otomotif masa depan.
Salah satu yang menarik di ajang GIIAS 2019 adalah dengan hadirnya Booth Kawan Parjo (Parjo) yang menggambarkan semua kreatif kultur. Mulai dari otomotif, lifestyle, desain, aksesoris, dan tentunya aksi dari tangan-tangan insan kreatif (ArtWorker). Booth ini menggambarkan sebuah pergerakan kreatif yang saat ini tengah digandrungi oleh para penggiat usaha yang kebanyakan dimotori oleh anak-anak muda. Pergerakan industri kreatif ini belakangan juga tengah digandrungi oleh berbagai kalangan, tanpa terkecuali.
Menginjak 4 hari pameran, Booth Kawan Parjo telah dikunjungi oleh beberapa tokoh, baik industrialis, pejabat pemerintah, penggiat komunitas motor, komedian, dan kalangan artis serta vlogger top. Sebut saja Walikota Tangerang, Arief Wismansyah; Presiden Direktur Astra Internasional, Prijono Sugiarto; penggiat komunitas motor Harley-Davidson yang juga mantan Kapolri, Nanan Soekarnan; selebritas kondang, Imam Darto; pengamat otomotif, Matteo Guerinoni; dan komedian Cak Lontong, serta masih banyak lagi. Ragam konten dan produk kustom Terletak di Hall 10 C1, Booth Kawan Parjo dengan luas 6×16 meter itu dihiasi oleh karya-karya builder atau modifikator lokal, seperti Street Art Custom (SAC), Mika Motorcycle, dan CF Custom.
Dari 3 nama di atas, SAC memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menaiki dan menjajal ergonomi motor racikan mereka yang berbasis Kawasaki W175. SAC juga memberikan paket modifikasi untuk pengunjung yang ingin memesan. Harganya mulai dari Rp19 jutaan. Pada sisi kanan booth ada Parjo Store yang menjual t-shirt, topi, tas pinggang khas desainer Parjo, yang tentunya unik dan tak dijual di tempat lain. Harganya mulai Rp150 ribuan. Selain itu, hadir pula t-shirt racikan Betawi Otomotif dengan banderol yang tak kalah terjangkau, mulai Rp150 ribuan.
Tampil juga beragam aksesoris kustom berupa cindera mata, cincin, pajangan unik, dll, buah karya Kakak Adik Konsep. Soal harganya, dijamin tak bakal bikin kantong jebol, karena pastinya terjangkau. Pengunjung yang datang di akhir pekan juga bisa menyaksikan langsung ArtWorker Show dari NF 13 (Jumat-Sabtu, 19-20 Juli), Beben Wayang (Minggu, 21 Juli), Crack Enterprise (Jumat-Sabtu, 26-27 Juli), dan Adit IHRD (Minggu, 28 Juli). Menyisir sisi kiri, bagi pengunjung yang menyukai koleksi Zippo, bisa juga mendatangi dan melihat koleksi Zippo. Bahkan pihak Zippo menyediakan order dengan konsep kustom.
image_40012_photo-18-07-19-09.09.54-4
Sementara bagi pengunjung yang tengah mencari elemen pajangan dinding untuk desain interior, tampil sebuah pergerakan desain interior berbasis Wood Art (seni lukis kayu) dari Stripe. Karya ini tentunya bisa menghiasi dinding-dinding rumah, kamar, kantor, restoran, bahkan kafe, dengan harga mulai Rp70 ribuan. Stripe juga melayani pemesanan kustom untuk tema tertentu. Pastinya pas bagi para desainer interior yang sedang memiliki project untuk menggarap ruangan kantor, kafe atau restoran.
Terakhir, pengunjung yang ingin rehat tentunya bisa mampir di Coffe Lounge Kopiko 76 yang masih satu area dengan Booth Kawan Parjo. Selain dapat menikmati kopi racikan khusus dari barista Thomas Balducci, pengunjung juga dapat melihat karya-karya anak negeri dengan lebih maksimal. Sebagai informasi tambahan, saat ini Kawan Parjo telah tergabung dalam Amara Grup. Sebuah perusahaan yang menaungi beberapa event organizer, sebut saja One Event, Traya, Lima Event, Seven Event, dan Nine Event.
image_40013_photo-18-07-19-09.09.54