Raih Hasil Positif di 2018, Suzuki Motor Optimistis Sukses di 2019

  • Whatsapp

image_37847_AAB06951Kinerja PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek (APM) sepeda motor Suzuki menguat sepanjang tahun 2018. Melansir data resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Suzuki berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar 24% dibandingkan tahun 2017, sehingga menempatkan Suzuki pada daftar tiga besar APM produk sepeda motor di Indonesia.
Sepanjang tahun 2018, raihan wholesales tercatat sebesar 89.508 unit, naik dari tahun 2017 yang mencapai 72.191 unit. Kenaikan tersebut tidak terlepas dari hadirnya sepeda motor tipe baru seperti NEX II dan GSX 150 Bandit serta model-model yang telah ada seperti All New Satria F150  dan GSX-R150 yang mampu menjadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Suzuki di tahun 2018.
“Berkat antusiasme dan kepercayaan konsumen serta pecinta sepeda motor Suzuki, tahun 2018 menjadi momentum bagi kami untuk meluncurkan NEX II dan GSX 150  Bandit. Di tahun 2019, kami akan menjawab harapan dan masukan konsumen dengan menghadirkan delapan produk, program penjualan yang kompetitif, layanan purnajual, serta kegiatan menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS.
Kehadiran NEX II sejak gelaran Indonesia International Motor Show 2018 memang melejitkan standar baru sepeda motor skutik di Indonesia. Mengusung tagline “Keren Cara Baru”, penjualan NEX II berkontribusi 35% terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki dengan jumlah 31.015 unit. Eksistensi All New Satria F150 pun tetap terjaga. Model yang diperkenalkan sejak 2016 itu, penjualannya tercatat berkontribusi sebesar 31% atau sebanyak 27.298 unit. Di sisi lain, motor sporty GSX-R150, GSX-S150, dan GSX 150 Bandit mampu meraih penjualan sebesar 19.465 unit sepanjang tahun 2018.
Secara segmentasi, penjualan skutik mengalami lonjakan signifikan dari 14.334 unit menjadi 38.541 unit atau naik sebesar 168% dibanding 2017. Menyusul di posisi kedua, underbone menjadi segmen yang mengalami kenaikan sebesar 61,7% menjadi 29.399 unit. Kinerja segmen skutik dan underbone tersebut memberikan kontribusi terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki masing-masing sebesar 43% dan 33%.
Tidak hanya berhasil mencatat pertumbuhan yang positif dari segi penjualan, Suzuki juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Sepanjang 2018, total jaringan penjualan resmi Suzuki telah mencapai 486 outlet yang tersebar hingga 247 kota di seluruh Indonesia. Melalui jaringan resmi tersebut, konsumen semakin mudah mendapatkan produk Suzuki serta melakukan perawatan berkala untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Ekspor Makin Melesat
Torehan positif juga diraih Suzuki di pasar ekspor sepanjang tahun 2018. Dengan total tujuan ke 41 negara, sebanyak 183.434 unit kendaraan telah dikapalkan dalam bentuk utuh dan terurai (CBU dan CKD), pertumbuhan total ekspor ini meningkat 62% dibandingkan tahun 2017. Hingga akhir 2018, Suzuki telah mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU, capaian ini naik signifikan dibandingkan tahun 2017 sebanyak 25.586 unit. Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 87.600 unit
Kontribusi terbesar disumbang oleh GSX Series, dengan jumlah 20.548 unit. Hasil ini melonjak tajam 55,2% dibanding tahun 2017. Di model lain, Address turut menyumbang 16.386 unit, dan NEX II yang baru diperkenalkan pada April 2018 lalu pun telah berkontribusi positif dalam ekspor dengan jumlah 10.413 unit sepanjang 2018.
Terkait dengan negara tujuan ekspor sepeda motor, jika tahun lalu hanya menyasar 41 negara tujuan, maka tahun 2019 ini rencananya eskpor akan ditambah ke Bangladesh dan Korea dengan target total CBU dan CKD 200.000 unit.