Bersama Viar Motor, Merah Putih Berkibar di Himalaya

  • Whatsapp

image_36243_Gunadi-berada-di-Khardung-La-View-PointMelaui Ekspedisi Solo Ride Jakarta – Himalaya, Viar Vortex 250 yang dikendarai Gunadi berhasil menjangkau pegunungan Himalaya pada tanggal 7 Oktober 2018. Di puncak gunung yang menjadi salah satu tujuan berkendara para biker dunia, Gunadi menyempatkanmengibarkan bendera Merah Putih di batas jalan tertinggi pegunungan Himalaya, yakni Khardung La, India.
Mengusung tagline Aksi Keselamatan Jalan, Pelestarian Lingkungan Hidup, Keberhasilan Pembangunan Nasional dan Persahabatan Antar Bangsa, Gunadi telah melakukan perjalanan sejauh 15.000km sejak dilepas pada 26 Agustus silam di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.
“Tantangan serta kendala saat mulai masuk negara Myanmar, apalagi saat di India yang juga ditambah dengan tipikal masyarakatnya sangat berbeda dengan di Indonesia, syukurnya dari motor yang ditunggangi tidak mengalami kendala apapun walaupun medan jalan dan kondisi suhu sangat berbeda dengan kondisi yang ada di Indonesia” terang Gunadi.
Tak hanya itu, beberapa kali gangguan alam pun seolah menjadi ujian bagi Gunadi, seperti yang terjadi di Rohtang dan Keylong yang terus menerus diterjang hujan lebat sehingga mengakibatkan Manali diterjang banjir dan membuat jembatan yang menjadi penghubung antara Kallu dan Manali tidak dapat dilalui kendaraan berat, Namun Gunadi tetap diperbolehkan melintas setelah mendapat persetujuan dari otoritas setempat.
image_36244_Gunadi-bersama-dengan-Viar-Vortex
Setibanya di wilayah Himalaya pun dia harus merasakan cuaca yang sangat dingin atau snowfall, mulai dari Srinagar, Dras, Kargil, Leh, Khardungla, Pang, Debring, Rohtang hingga Manali di bawah 0 derajat suhunya. Seluruh bikers yang datang ke Himalaya saat ini tidak diperbolehkan masuk ke beberapa wilayah oleh pihak Militer India dengan alasan musim dingin akan membayakan, hanya beberapa bikers yang berani meneruskan perjalanannya, termasuk  Gunadi.
“Udara di Himalaya terasa sangat dingin, tangan perih dan kepala sakit sekali karena kadar oksigen yang sangat tipis, ditambah dengan snowfall membuat jalan menjadi es jadi sulit untuk dilalui, air membeku akibat salju tebal, namun semua rintangan tersebut berhasil dilalui bersama Viar Vortex 250,” papar Gunadi.
“Bangga dan haru bercampur jadi satu, saya bicara sendiri di depan plang logo Khardung-La, Keberhasilan Solo Ride Jakarta-Himalaya adalah keberhasilan Riders Indonesia, kita adalah bangsa yang besar, kuat, berani dan disegani oleh negara luar. Saya mengibarkan Bendera Merah Putih melalui jelajah dunia ini demi mengharumkan nama Indonesia di mancanegara,” tutupnya.

Pos terkait