Astra Otoparts  Dukung Program AMMDes, Inspirasi dan Inovasi Karya Anak Bangsa Untuk Indonesia

  • Whatsapp

image_33335_Foto-4PT Astra Otoparts Tbk yang diwakili oleh 2 anak perusahaannya yaitu PT Velasto Indonesia dan PT Ardendi Jaya Sentosa, menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kiat inovasi Indonesia, untuk menghadirkan inspirasi karya anak bangsa Alat Mekanisasi Multiguna Pedesaan atau AMMDes melalui dua perusahaan patungan yang akan segera didirikan dalam waktu dekat ini, di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia(27/03).
Disaksikan secara langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, nota kesepahaman yang berisi pengikatan untuk pendirian perusahaan usaha patungan ini ditanda tangani oleh Direktur PT Velasto Indonesia dan Kuasa PT Ardendi Jaya Sentosa, Reiza Treistanto serta Direktur Utama PT Kiat Inovasi Indonesia, Sukiyat.
“Dua perusahaan patungan yang akan segera didirikan tersebut nantinya adalah PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) sebagai perusahaan yang merancang, merekayasa, dan memproduksi AMMDes, serta PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD) sebagai perusahaan yang memasarkan, menjual dan mendistribusikan suku cadangnya, serta menyediakan layanan dukungan teknis pasca penjualan.” Pungkas Direktur PT Velasto Indonesia, Reiza Treistanto.
Kolaborasi Yang Sejalan Dengan Semangat NAWA CITA Jokowi-JK
AMMDes lahir dari gagasan Sukiyat melalui Mahesa yang di produksi di lokasi Kiat Motor, bersama PT Velasto Indonesia yang telah lebih dulu berinovasi menciptakan alat angkut perkebunan yaitu WINTOR. “Dalam nota kesepahaman ini, kami akan berkolaborasi melalui PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia yang akan mengusung platform tersendiri yaitu AMMDes dengan merk KMW (Kiat Mahesa Wintor),” jelas Direktur Utama PT Kiat Inovasi Indonesia, Sukiyat.
Produk KMW ini nantinya akan dikembangkan dan diterapkan dengan didukung oleh asosiasi industri terkait, pemasok, produsen material, suku cadang dan komponen dalam negeri agar menjadi inspirasi dan kebanggaan bersama bahwa AMMDes merupakan karya anak bangsa. Alat mekanisasi multiguna akan dihadirkan ke tengah-tengah masyarakat pedesaan yang belum terjangkau oleh fasilitas dan sarana transportasi yang memadai untuk meningkatkan produktivitas berbagai aspek kegiatan perokonomian di pedesaan serta mewujudkan kemandirian ekonomi pedesaan.
Kerja sama antara kedua pihak ini juga dilandasi dengan regulasi, kebijakan, kajian maupun insentif yang akan difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian. Dengan hadirnya AMMDes, diharapkan pula dapat menumbuhkan lapangan pekerjaan dari rangkaian kegiatan industri pendukung.
“Program AMMDes sangat strategis sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian di pedesaan dengan menyiapkan alat mekanisasi multiguna, baik sebagai alat pembantu produksi maupun alat angkut,” ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.
image_33334_Foto-1
Maksimalkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)
Kementerian Perindustrian juga terus berupaya mengawal AMMDes dengan memaksimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) melalui konsolidasi dengan pelaku industri dalam negeri. Upaya tersebut telah berhasil membangun komitmen kerjasama 58 industri dalam negeri untuk siap menjadi pemasok komponen AMMDes dan 22 diantaranya merupakan IKM. Saat ini, Industri dalam negeri telah mampu memproduksi 183 jenis komponen atau setara 68% dari nilai total AMMDes. Kedepannya, kemampuan pasok tersebut akan didorong untuk terus ditingkatkan.
Fungsi AMMDes
AMMDes dirancang dengan dua fungsi sekaligus, fungsi alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan dan fungsi pengangkut untuk memobilisasi hasil-hasil pertanian. Dalam fungsinya sebagai alat mekanisasi, AMMDes juga dapat dipadukan dengan berbagai alat pengolahan paska panen, genset, dan pompa air untuk mendukung kegiatan perekonomian di pedesaan. Dengan fungsi pengangkut, alat mekanisasi ini juga ideal digunakan untuk meningkatkan konektivitas antara pusat ekonomi dan pusat penghasil kebutuhan pokok di desa.
Dengan fungsinya yang multiguna, AMMDes sangat cocok dijadikan sebagai sarana pendukung untuk mewujudkan program pengembangan pedesaan dan pertanian oleh Kemendes, Kementerian KUKM, Kemendikbud, Kementerian LHK, Kementerian Pertanian, dan KKP.
Investasi untuk AMMDes
Adapun rencana investasi akan dilakukan secara bertahap sampai dengan nilai 300 miliar rupiah dan lokasi produksi yang pertama akan didirikan di Klaten, Jawa Tengah. Kesiapan perancangan, pengujian, produksi, distribusi, dan layanan purna jual akan didukung oleh Astra Otoparts, perusahaan grup Astra yang berpengalaman dalam bidang manufaktur dan perdagangan komponen terbesar di Indonesia.
Selain penandatanganan nota kesepahaman, dalam rangkaian acara pada 27-29 Maret 2018 ini, dilaksanakan juga kegiatan Focus Group Discussion serta pameran platform AMMDes dan berbagai komponen suku cadang AMDDes yang melibatkan hampir 60 perusahaan nasional, baik skala Industri Kecil dan Menengah maupun skala besar. Dengan tujuan untuk mengawali elaborasi rintangan, tantangan dan peluang AMMDes yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian.

Pos terkait