Volkswagen I.D. Crozz II Gunakan Ban Hankook

  • Whatsapp

image_30557_Sama seperti Volkswagen I.D. dan I.D. Buzz, mobil konsep bertenaga listrik terbaru dari Volkswagen yaitu I.D. Crozz II, juga dilengkapi dengan ban Hankook. Ban tersebut dirancang khusus sesuai dengan spesifikasi dari Volkswagen Group untuk mobil crossover listriknya, yang mana saat ini tengah ditampilkan di Pameran Otomotif Internasional IAA di Frankfurt. Mobil tanpa emisi, Volkswagen I.D. I.D. Buzz dan I.D. Crozz II, yang dilengkapi dengan ban Hankook dapat dilihat langsung di booth Volkswagen yang berlokasi di IAA, Hall 3, Booth A02.
Neu-Isenburg, Jerman, 19 September 2017 –  Konsep ban terbaru dari produsen ban premium Hankook yangdipasangkan pada mobil konsep bertenaga listrik baru dari Volkswagen, I.D Crozz II, ditampilkan dalam gelaran IAA, di Frankfurt. Mobil empat pintu dengan sistem penggerak seluruh roda (all-wheel drive) ini adalah mobil listrik pertama yang menggunakan Crossover Utility Vehicle (CUV) dari Volkswagen – perpaduan antara Coupé dan SUV. Setelah debut premiernya di Shanghai pada bulan April lalu, perusahaan meluncurkan versi terbaru dari I.D. Crozz di Pameran IAA. Sama seperti Volkswagen I.D. dan I.D. Buzz, generasi terbaru dari Volkswagen Group ini juga dilengkapi dengan ban Hankook.
Melalui ban konsep yang dipasangkan pada Volkswagen I.D. Crozz II, Hankook kembali menunjukan interpertasi inovasi ban untuk kendaraan listrik di masa depan. Warna antrasit pada ban sangat cocok dengan desain kendaraan yang avant-grade . Warna ini dihasilkan dari tapak khusus dan senyawa dinding ban yang mengandung bahan filler putih. Inlay yang terdapat di dinding ban disesuaikan dengan desainnya sehingga menghasilkan visual yang kontras dan memberikan keharmonisan antara roda dan ban.
Salah satu fitur spesial dari ban konsep yang dipasangkan pada Volkswagen I.D. Crozz II ini adalah tapak khusus yang dihasilkan dari cetakan panas, sama seperti ban konvensional lainnya, dan yang berbeda adalah sebagian besar proses produksi ban ini dapat dilakukan secara otomatis. Sampai saat ini, prosedur standar untuk ban konsep adalah memotong tapaknya secara manual dengan cukup sulit, agar ban menjadi polos, mirip dengan proses vulkanisasi licin. Pada ban I.D. Crozz II, yang dilakukan secara manual hanyalah pemasangan inlay dibagian sisi ban.
Ban konsep ini memiliki dimensi ukuran yang sesuai dengan ban konvensional yakni 245/45R21 (I.D.: 215/45R20, I.D. Buzz: 235/45R22). Perbandingan diameter yang lebih besar dari lebarnya, menciptakan bentuk yang ramping dan tinggi. Hal ini menghasilkan koefisien hambatan yang lebih rendah saat bersentuhan dengan medan jalan, dibandingkan dengan dimensi ban konvensional, memberikan efisiensi energi optimal serta ketahanan gulir yang rendah. Selain itu, ukuran diameter yang lebih besar menghasilkan berkurangnya deformasi dan perubahan bentuk dari ban, yang memberikan efek positif dari segi ketahanan gulir. Ukuran medan jalan yang relatif cukup besar dibandingkan dengan lebar ban sangatlah penting untuk performa sistem rem, stabilitas traksi dan lateral, maka tidak akan ada yang mempengaruhi performa dan senyawa tapak ban dengan daya cengkeram tinggi.
Kebisingan ban saat bergulir akan berperan besar dengan berkurangnya kebisingan mesin, dan ketahanan gulir harus dapat dikurangi untuk memotong kerugian energi. Namun, generasi ban Hankok di masa mendatang akan tetap menawarkan tingkat keamanan yang tinggi. Aspek-aspek visual yang mendukung ban berwarna, dapat menegaskan karakter kendaraan dan juga menawarkan pilihan yang dapat disesuaikan dengan keinginan pembeli.
Mr. Seung Hwa Suh, Vice Chairman & CEO Hankook Tire mengatakan, “Kami sangat senang bisa mengimplementasikan sebuah project bekerjasama dengan Volkswagen. Dengan berkembangnya mobil listrik, permintaan terhadap ban juga akan berubah di masa depan. Konsep mobil listrik saat ini, menunjukan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi nanti. Hankook Tire akan terus berusaha untuk memimpin inovasi berkendara di masa mendatang, melalui kolaborasi dengan produsen-produsen mobil ternama di dunia.”