Kartini di Lintasan Balap

  • Whatsapp

alinka
Autorev – Memperingati Hari Kartini berikut kami menampilkan profil beberapa wanita yang pernah kami tayangkan sebagai Kartini-Kartini dilintasan balap otomotif.
Yunita Dwiartini ’ Sering Diejek ‘Tomboy’
yunita dwiartini
Terjun di lintasan yang berdebu hingga berkubang lumpur tidak menciutkan nyali dan hati Yunita Dwiartini menekuni olahraga otomotif yang menekankan mental dan fisik yang kuat Grasstrack atau Motocross.
Tak peduli luka didagu akibat insiden kecelakaan kecil, dia  tetap memacu KTM miliknya hingga finish. “Pertama bisa naik motor sih sudah dari kelas 5 SD, kalo ga salah jenisnya mini trail yang kapasitas mesinnya 80c c,” buka Yunita sapaan akrabnya.
Buah jatuh tak jauh dari pohon, pepatah ini layak  disematkan Yunita. Jiwa  dan hooby motocross, Kadek Suartama (ayah) begitu deras mengalir ditubuhnya. Tempaan kedua ortu, Ni Ketut Eka Widiani (Ibu) menjadikan  dara yang lahir 1999 kian menjadi dilintasan balap
“Pertama ikutan balapan resmi sempat merasa deg-degan dan khawatir namun karena sudah terbiasa latihan bersama bapak  jadinya enjoy juga meskipun kadang-kadang ‘kecewa’ lantaran diejek tema-teman cewek tomboy,” ujar dia polos.
Keseriusan menapaki ajang balap Grasstrack atau Motocross dilalui dengan sering mengikuti berbagai ajang balapan yang dihelat di wilayah Bali. Hasilnya pun cukup menawan dia berhasil menjadi juara pertama kelas 110cc open Kejuaraan Motocross 2011.
Jenni Jean, Peserta Wanita Team VJR
jenni
Raut wajah sama sekali tak menunjukan rasa lelah, ataupun capek, padahal bersama rekan-rekan lainnya, dia baru saja menapakan kaki di Bali usai menempuh perjalanan dari Jakarta.
Ya begitulah, Jenni Jean salah satu peserta wanita VJI 2014  saat ditemui ketika mampir di dealer Viar Bali, PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) disela sela perjalanan VJR 2014.
Ditemani segelas air dan prasmanan, wanita berkulit kuning langsat dan masih kelihatan cantik meskipun telah memiliki  dua putra ini  mulai bercerita tentang perjalanan panjang dari titik nol kilometer ,Sabang hingga ke Bali. “Alhamdulilah semuanya masih sehat, dan mudahan sampai finis nantinya,” ungkap dia
Bagi Jenni turing seperti ini bukanlah sesuatu yang baru lagi, pasalnya sebagai bagian dari anggota komunitas adventure Terabas Bandung, dia berseliweran dengan kuda besi,terakhir wanita kelahiran 20 Mei ini dipercaya untuk mencoba produk sport terbaru Yamaha.
Meskipun demikian salah satu  penggurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa barat mengaku awalnya sempat berpikir  ketika ditawari menjadi peserta VJ1 2014. Selain  jarak yang panjang 25.000 km, Jenni harus meninggalkan suami dan anak dalam jangka waktu yang lama. Namun,  setelah rembuk dan mendapatkan dukungan dari keluarga diapun menyambut tawaran ini dan bergabung bersama team VJI. “Saya sih tidak begitu mencemaskan rute yang  ekstrem  menembus berbagai medan , baik menyusuri lereng perbukitan maupun gurun, sungai, danau dan pantai sekalipun,karena itu sudah hobbi,’’ kenang dia
Dukungan keluarga  menjadi alasannya , namun begitu, faktor motor buatan bangsa pendorong lain bagi penghobbi diving ini untuk bergabung. “ Viar ini kan motor buatan anak bangsa, jadi sudah seharusnya kita dukung dan saya bangga menjadi saya salah team promosi,”ungkap dia.
Alinka Hardianty ‘Unjuk ‘Performa  Etios Valco
alinka
Bersamaan dengan penutupan Pameran Etios Valco wilayah Bali, Auto 2000 Bali mengundang Peslalom  wanita nasional Alinka Hardianty   mempertontonkan aksi drifting bersama Etios Valco untuk menghibur pengunjung
Meskipun berlangsung kurang lebih lebih 2 jam, aksi mahasiswi salah satu satu perguruan swasta di Jakarata  memacu adrenalin melaui manuver manuver berbahaya dan lincah melewati berbagai rintangan lomba dengan kecepatan maksimum dengan Etios miliknya sangat memukau pengunjung
“Selain untuk menghibur pengunjung, ini juga untuk mempertontonan  bagaimana performa Etios saat dipakai untuk slalolom, karena itu kami juga memberikan kesempatan bagi pengunjung yang ingin memacu adrenalinnya saat berslalom ria bersama Alinka.” Ungkap Faris Henky Irawan, Kepala cabang Auto 2000 Cokroaminoto.
Alinka menuturkan sebagai peslalom yang sudah mulai balap sejak tahun 2007, meskipun bemesin kecil akselerasi sangat Etios sangat mendukung  melakuan manuver-manuver drifting. “Ketangguhan performa dari mobil Etios Valco ini  sangat mendukung p.Akselerasi mesin 3NR FE milik sangat mampu meng kombinasi power dan torsi,” ungkap dia
Tidak hanya perfirma, Pengendalian yang stabil dan mantap melalui tekhnologi Electronic Power Steering (EPS) serta sistem pengereman ABS dan EBD yang  pun sangat mumpun menghentikan laju putar ban, tambah  putri mantan  peslalom  nasional Didi Hardianto itu.
Untuk lebih memperkenalkan lagi Etios Valco salah satu kendaraan hatch back yang sudah di launcing April 2013
Ni Putu Yurinda Sari ‘Bunga Di Lintasan Balap Road Race’
yurinda sari
Keberadaan kaum hawa di lintasan balap road race tanah air, bisa dihitung dengan jari, sebut saja Inuk Blazer ataupun juga Jeany Momo .
Sebagai baramoter road race region III Bali   ternyata   memiliki juga ‘bunga’ llintasan balap road.Dialah NI Putu Yurinda Sari
Cantik, putih, berbakat,serta pantang menyerah begitulah sosok Ayu,sapaan akrab Ni Putu Yurinda Sari.
Ayu memang bernyali besar, kalaupun kebanyakan gadis seumuran memilih duduk manis di rumah menghindari panas dan ber-make up ria,  Ayu  justru  ‘menggauli’ kuda besi dibawah terik matahari, bertarung dengan kaum pria di lintasan balap road race. Olahraga otomotif  adu nyali dan penuh resiko
“Awalnya sih takut, namun karena hobby dan cita-cita sejak kecil, saya pun enjoy menikmati,”ujar putri I wayan Sudarya dan  Ni komang sutarmi (alm) ini, saat di temui Bali Tribune.
Mengawali balapan resmi sejak tahun 2010 dan turun  dikelas Bebek MP3 (Bebek Pemula 125 CC TU Pemula), namun ini tidak bertahan lama, karena selanjutnya  mulai awal tahun 2012, Ayu memilih bertarung di kelas MP7 (Matic).
Untuk menambah jam terbang dan pengalaman, Juni 2012, alumni SMAN  I Negara ini mengadakan  try out ke Subang, Jawa Barat dan berlaga dalam kejuaraan  Master Of Metic kelas khusus wanita
Tampilnya Ayu  memang menjadi penyejuk panasnya lintasan balap, namun ini bukan berarti kehadiran pemilik nomor start  295 ini  hanya sebagai pelengkap semata , terbukti meskipun  dikeroyoki kaum adam, si bungsu lima bersaudara ini mampu mengapai posisi ke- 11 hingga finish dari 19 peserta di kelas Matic Kejurda Road Race.