Menelisik Tampilan Baru Honda CB650F

  • Whatsapp

IMG_4670Autorevindonesia.com – Honda CB650F menggunakan mesin 650cc DOHC 4 silinder yang telah dirancang untuk menghasilkan torsi tinggi dan respon di putaran rpm rendah ke medium terutama dibawah rpm 4.000.

Dikembangkan oleh tim yang melibatkan banyak insinyur di usia 20 tahun, dipilih untuk menghasilkan motor dengan fokus target anak muda. Di awal mereka memutuskan bahwa mengejar performa puncak pada batas garis merah harus dihilangkan dari agenda.

Bacaan Lainnya

Menciptakan model naked yang memiiki akselerasi terbaik sejak dari awal, rentangan torsi rendah ke sedang dan pengoperan gigi rendah terus memutar gas yang memberikan respon sesuai yang ingin dicapai telah menjadi faktor yang terpenting.

Suara yang nyaring diatas 6.000 rpm sekaligus memangkas biaya operasional saat melaju di jalan raya berkarakter cepat juga menjadi perhatian. Mesin telah di desain untuk tampil mempesona tanpa terganggu oleh saluran di sisi luar yang menutupi garis desain.

Posisi berkendara berada di posisi yang jauh dari chassis untuk menghasilkan distribusi beban secara optimal, dapur pacunya sungguh merupakan jantung dari sosok ini.

Rangka besi twin-spar dari CB650F yang kuat memberikan keseimbangan sempurna dilengkapi dengan cast pivot plates dan lengan ayun alumunium. Peredam kejut belakang bekerja secara langsung pada lengan ayun dipasangkan dengan suspensi depan teleskopik berukuran 41mm, velg dengan desain baru berbentuk palang 6.

Rem cakram ganda depan berukuran 320mm dan rem cakram tunggal belakang berukuran 240mm menghadirkan pengereman optimal dilengkapi dengan 2-channel ABS.

Karakter suara berkelas, garis agresif dan siluet sudut menghasilan tampilan CB650F semakin menarik sementara titik grafitasi berada di posisi rendah, terasa langsing, posisi berkendara tegak dan stang kemudi yang lebar memberikan pengendalian sempurna.

Mesin CB650F berpendingin cariran telah mengaplikasikan arsitektur internal yang compact, 6 gigi percepatan 4 silinder dengan sudut kemiringan hingga 30°. Kepala silinder mesin DOHC 16 katup mengaplikasikan cam actuation dan cam timing yang menyeimbangkan performa torsi maksimal dan kemampuan berkendara dibawah 4.000 rpm.

Ukuran diameter dan langkah yaitu 67mm x 46mm. Optimalisasi dimensi panjang con-rod telah menurunkan gaya samping dari tiap piston dan lubang „pernafasan‟ di dinding crankcase antar blok mengurangi kehilangan daya pompa saat rpm meningkat.

Piston telah dikembangkan menggunakan Computer Aided Engineering (CAE) dan pinggiran asimetris meminimalkan kontak dengan diameter sekaligus mengurangi gesekan. Besi penyangga di sisi luar permukaan silinder bertekstur mengurangi pemakaian oli (dan gesekan) sekaligus meningkatkan perpindahan panas.

SV cam chain yang halus mengurangi hilangnya gesekan dengan aplikasi dari lapisan Vanadium di pin dan pompa air yang telah di desain dengan kajian CAE terkait aliran air, lebih compact, ringan dan efisien.

Tenaga puncak 64kW dicapai pada putaran 11.000 rpm dengan torsi masimal 63 Nm pada putaran 8.000rpm. Mesin ini merata di semua rpm yang merupakan karakter dan resonansi yang dihasilkan oleh mesin 4 silinder segaris.

Peletakan filter oli (di belakang mesin) dan pendingin oli (di depan kiri) serta jalur oli secara langsung akan memperkuat tampilan secara visual serta memungkinkan penggunaan knalpot sisi kanan dengan konfigurasi 4-2-1.

Gaung yang kuat dari produksi Honda CB400/4 lansiran tahun 1974, desainnya mengoptimalkan dimensi panjang dan diameter dari pipa di bagian bawah, sekaligus plat pengatur aliran udara yang sudah dipatenkan untuk meningkatkan torsi. Knalpot yang berdesain pendek, padat dan berlapis – 400 sel penyaring – memberikan kontribusi sentralisasi massa.

PGM-FI fuel injeksi menyemburkan dari aliran ke bawah kotak udara dan saluran kecepatan tinggi dengan lebar 30mm dengan asupan aliran udara diarahkan langsung membentuk garis dengan cepat. Ini dioperasikan berdasarkan informasi dari 4 sensor bodi terpisah pada diameter tuas gas berukuran 32mm untuk menghasilkan respon gas yang akurat dan lembut.

cb650f1

Penempatan yang seksama posisi dan sudut dari tuas gas memungkinkan lebar rangka yang lebih ramping dan meningkatkan kemampuan pengendalian pengendara.

Untuk menghasilkan konsumsi bahan bakar optimal pada bukaan gas yang konstan (berkendara saat kecepatan tinggi) katup kecil secara bersamaan bekerja menciptakan peta pengapian secara spesifik; konsumsi BBM 21,7 km/l (mode WMTC).

Rangka besi tipe diamond dengan ukuran ganda 64mm x 30mm berbentuk elips. Keseimbangan kekuatan didapatkan melalui penyetelan secara khusus lebih kaku di sekitar headstock dan lebih fleksibel di sisi spar – memberikan karakter pengendalian yang diinginkan pengendara. Kemiringan sudut suspense depan berada di 25.5° dengan jejak 101mm dan jarak sumbu roda 1,450mm. Berat kotor ABS : 208 kg.

Plat pivot lengan ayun ditempa dan dilas bersamaan sementara itu lengan ayun alumunium hasil proses pengecoran grafitasi menghadirkan bentuk kurva dengan busur berada diatas knalpot di sisi kanan. Peredam kejut yang dapat disesuaikan 7 tingkatan dengan tube tunggal dan peredam tunggal menggerakkan lengan ayun secara langsung. Kedua peredam belakang dan peredam teleskopik 41mm (stroke : 120mm) telah dikembangkan untuk bekerja langsung dengan rangka yang bekerja dinamis menghasilkan kelenturan, pengendalian netral di segala kondisi.

Velg alumunium palang enam menggunakan ukuran ban depan radial 120/70-17 dan ban belakang radial ukuran 180/55-17. Piringan cakram beralur gelombang memanfaatkan teknik pembuatan yang sama dengan NC750 silinder ganda series : sisi belakang 240mm terbentuk di bawah sisi depan berukuran 320mm, hemat bahan (dan tentu saja biaya) yang dipersembahkan bagi konsumen. Kaliper rem depan berpiston ganda dan piston tunggal belakang menghasilkan daya pengereman yang berlimpah dengan 2 channel ABS.

Posisi pemusatan massa ke depan dengan meminimalkan sisi depan dan sisi belakang yang menggantung menghadirkan tampilan CB650F yang berotot, merunduk siap beraksi. Tampil semakin dramatis pendek dan padat dengan penyematan dimensi tanki bahan bakar pendek, penutup shroud dan fairing depan yang tajam dibalut dengan tampilan menyempit ke sisi atas belakang.

Peletakan hinged di sisi belakang memudahkan jalur ke kepala silinder untuk pemeliharaan. Kedua lampu senja dan lampu belakang sudah berteknologi dan tampilan lampu depan khas CB berbentuk „V‟.

Posisi berkendara tegak natural dan sedikit condong ke depan, menempatkan pengendara dekat dengan pusat grafitasi motor. Setang motor tinggi berbentuk tabung yang lebar memudahkan pengoperan dan pijakan kaki memberikan ruang yang cukup didukung dengan tali keamanan. Ketinggian jok 810mm dan profil kursi pengendara yang pas membantu jangkauan kaki ke tanah.

Tampilan dasbor terdiri dari ayar digital kembar yang luas. Di sisi kiri peletakan jarum putaran mesin dan speedometer sementara sisi kanan pengukur bahan bakar, jam, odometer dan lampu peringatan. Kedua sisinya diterangi pencahayaan lampu bagian belakang berwarna putih. Kunci kontak berbentuk gelombang menghadirkan keamanan dan mengurangi resiko kerusakan.

Hadir dengan warna Metal Gun Black Red, model ini dipasarkan dengan harga OTR Rp 235.000.000,- line up big bike Honda ini diluncurkan pertama kali di Indonesia pada Juni 2015. Penerimaan yang positif tercatat sepanjang 6 bulan pertama kehadirannya di Negeri ini.

Pada periode Juni-Desember 2015, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, penjualan big bike Honda tercatat 101 unit.

Pos terkait