Penghuni Lapas Anak Tangerang, Ikuti Pelatihan Teknik Honda

  • Whatsapp

DSC_2950Autorevindonesia.com –  Meningkatkan pengetahuan teknis sepeda motor Honda, Corporate Social Responsibility (CSR) dan Yayasan WahanaArtha gelar Technical Training Level 1 (TTL 1) pada 25 siswa lembaga pembinaan khusus anak di Lapas Anak, Tangerang, Senin (29/02).

Materi yang diberikan instruktur teknik Training Center Wahana sama dengan teori teknis yang diberikan kepada pelajar SMK dan mekanik Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) meliputi penggunaan alat ukur, perawatan dan penyetelan mesin, kelistrikan mesin hingga rangka sepeda motor Honda.

Bacaan Lainnya

Training  29 Februari hingga 4 Maret mendatang diberikan kepada para peserta didik tersebut diberikan khusus untuk anak yang memiliki masa pembinaan 3 tahun.

“Pendidikan teknik ini merupakan upaya memberikan pengetahaun kepada anak – anak khusus ini. Bagi kami, segala materi dan teori yang diberikan dapat berguna bagi mereka kelak di masyarakat, “ papar Head of Group External Affairs Wahana, Wiyarto Mulyono. Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku penyelenggara kegiatan pelatihan ini juga mendapatkan dukungan langsung dari PT. Astra Honda Motor.

Tidak hanya memberikan materi teknik, pada kesempatan ini turut diberikan 2 unit sepeda motor yang terdiri dari satu unit Honda BeAT POP dan Honda Revo FI sebagai bahan praktek. “ Agar pembekalan materi sejalan dengan baik, kami juga memberikan dua unit sepeda motor Honda lengkap dengan special tools standar bengkel resmi AHASS, “ Tambah Head of Technical Training Instructor Wahana, Saptono.

Melalui pembekalan ini juga membidik hasil agar para anak – anak binaan ini nantinya mampu dan terampil dalam melakukan servis perawatan motor khususnya Honda. Pelatihan sejenis menurut rencana akan dilakukan 5 kali pada tahun ini. Menyasar SMK – SMK binaan Honda, pelatihan dibagi dalam 2 tingkat, 3 kali untuk Technical Training Level 1 dan 2 kali Technical Training Level 2.

Pelatihan – pelatihan yang telah diberikan ini, selanjutnya langsung dilanjutkan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dari Wahana bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. “ Melengkapi kegiatan pelatihan, anak – anak SMK istimewa ini juga akan langsung diadakan uji kompetensi untuk mengukur tingkat pemahaman serta keberhasilan training yang telah diberikan, “ tutup Wiyarto Mulyono.

Pos terkait