All New Satria F150, Performa 'Ayam Jago' Sebenarnya

  • Whatsapp

DSC_8540Autorevindonesia.com – Generasi terbaru Suzuki Satria F150 hadir dengan serangkaian pembenahan pada mesin, rangka dan fitur pendukung. Seperti yang disampiakan oleh Chief Engineer Suzuki Motor Corp Mitsuru Tachikawa, Suzuki All New Satria F150  hadir dengan performa dan akselerasi terbaik di kelas 150cc.

Untuk menjawab ucapan Tachikawa, usai peluncurannya di Sentul, Bogor, Jawa Barat para perwakilan dari media dan komunitas Suzuki Satria  ditantang merasakan performa sang ‘ayam jago’  yang mengusung tagline Berani Diadu!.

Bacaan Lainnya

Jauh sebelum hari peluncuran secara resmi, secara eksklusif para awak media sudah terlebih dahulu ditantang menaklukan sirkuit Sentul, termasuk autorevindonesia.com. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Tampang baru hyperunderbone dengan segudang fitur jelas memberikan godaan tersendiri bagi calon konsumennya. Mulai dari lampu depan LED, AHO, Speedo meter full digital dengan kelengkapan fitur pendukung multi guna, bagasi, kunci pengaman hingga foot peg yang bisa ditekuk.

Mesin generasi terbaru mesin 150cc, DOHC, berteknologi injeksi  berpendingn cairan. Di bagian pengereman depan menggunakan Bybre. Knalpot dilengkapi pelindung panas.

Posisi berkendara tidak jauh berbeda dengan Fu generasi sebelumnya, ubahan pada rangka, velg, ban dan sektor pengereman depan menjadikannya lebih mudah dikendalikan mengitari Sentul.

Pada sesi pertama test ride, adalah menjawab penasaran dengan ubahan teknologi yang disematkan. Memacu dilintasan cukup basah, angka yang ditorehkan menyentuh  angka 140km/jam. Sementara kawan dari media lain bisa membukukan angka 147km/jam.

Penerapan teknologi injeksi diikuti perubahan pada saringan udara untuk mensuplai kebutuhan ‘energi’ terasa adanya peningkatan putaran mesin pada rpm bawah hingga terasa mengisi terus jika dibandingkan Satria versi karbu. Nafas di setiap rentang rpm sangat panjang, apalagi limiter bisa menyentuh angka 13.000rpm.

Komponen rem depan buatan Bybre cukup memberikan andil membuat laju bebek sport ini lebih bagus mencengkeram aspal. Sementara engine brake terasa lebih halus dibandingkan Satria lama.

Ukuran ban 70/90-17 depan dan belakang 80/90-17  jelas kurang bisa menampung performa mesin yang sanggup menghasilkan tenaga 13,6 kw. Terasa limbung saat diajak menikung. Dan yang paling terasa di bagian belakang, diamana suspensi monoshock-nya belum menggunakan model uni track. Keluar dari tikungan saat gas dibuka cepat terasa gejala limbung di sisi belakang.

Dua kali membesut Suzuki All New Satria F150 di sirkuit Sentul, kami menyimpulkan dengan teknologi anyar yang disematkan bebek sport ini banyak memberikan kontibusi signifikan. Dari  tenaga yang dikeluarkan mesin generasi baru dengan kompresi lebih tinggi dari ‘mesin karbu’ terasa lebih responsif mengikuti perintah pengendara.

Pengereman menjadi lebih baik dengan menggunakan produk Bybre. Lebih mumupuni  jika dibandingkan model rem pada generasi lawas F150.

Kekurangannya adalah penggunan ban dengan ukuran kecil yang kurang bisa mengakomodir performa mesin yang responsif.

Pos terkait