Delapan Tips Aman Berkendara Untuk Wanita

  • Whatsapp
User comments
Kompol Endah Susilowati, Kasi Sarana Sarana Angkutan Dikyasa Polda Metro Jaya

Autorevindonesia.com – Banyaknya korban akibat kecelakaan kendaraan roda yang melibatkan perempuan salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran pengendaranya. Disisi lain kaum hawa rentan terhadap tindak kekerasan.

Dari data data yang diliki Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, selama kurun waktu tahun 2015 tercatat sebanyak 5.991 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 450 orang, luka berat 1.811 orang dan luka ringan 3.091 orang.  Sedangkan korban kecelakan wanita pada tahun yang sama untuk korban meninggal dunia sebanyak 87 orang, luka berat 525 orang dan luka ringan 1.009 orang.

Bacaan Lainnya

Kompol Endah Susilowati, Kasi Sarana Sarana Angkutan Dikyasa Polda Metro Jaya selain memberikan jurus ‘Tri Siap’ sebelum berkendara yakni siap mematuhi aturan lalu lintas, siap fisik untuk berkendara dan siap dengan kendaraan yang laik jalan, belaiu juga memberikan delapan tips aman bagi wanita  pengendara sepeda motor.

“Delapan tips itu adalah tidak menggunakan rok, tidak menggunakan sepatu hak tinggi, tidak menggunakan perhiasan, simpan nomor telepon penting, sebisa mungkin hindari pulang malam, jangan menggunakan tas di badan, jika dibonceng tidak menyamping dan selalu waspadai orang-orang disekitar yang mencurigakan,” ungkap Endah pada acara edukasi pentingnya berkendara dengan aman bagi perempuan di Jakarta (04/02).

Lebih jauh Endah memaparkan, dengan menggunakan rok dan sepatu hak tinggi bisa menyebabkan pengendalian sepeda motor kurang sigap dan tidak stabil, begitu juga jika dibonceng dengan posisi menyamping menjadikan pengendara merasa kurang stabilnya kendaraan.

User comments
Data Korban Kecelakaan Wanita

“Dengan tidak menggunakan perhiasan maupun tas selempang seperti tas laptop dan sebisa mungkin menghindari untuk tidak pulang malam sehingga meminimalisir terjadinya kejahatan. Sedangkan melalui nomor telepon penting yang disimpan menjadi sarana komunikasi untuk meminta bantuan jika terjadi kerusakan pada kendaraan ataupun terjadi kecelakaan,” papar Endah.

Ada tiga faktor utama pemicu terjadinya kecelakaan yakni, diri sendiri, lingkungan dan kendaraan. Jadi selain membekali dir dengan ketrampilan berkendara tetaplah berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi keamanan. “Jadilah pelopor keselamatan beralu lintas dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” pesan Ibu Kompol ramah dengan tegas.

Pos terkait