Yamaha YZF-R15 dan YZF-R25 Menjadi Pacuan Peserta YRA di Sirkuit Sentul

  • Whatsapp

5Autorev- Yamaha Racing Indonesia memberikan kesempatan kepada pebalap muda berbakat yang notabene pebalap Jupiter Z1 dengan skillnya sudah di atas rata-rata untuk belajar cara naik motor sport 150cc dan 250cc menggunakan YZF-R25 selama dua hari pada tanggal 11 dan 12 Agustus di Sentul International Circuit.
Pembelajaran tersebut bisa digunakan pada ajang balap R Series Yamaha, yang salah satu tujuannya mengakomodir pebalap – pebalap muda yang akan berlaga di ajang balap motor dunia.
”Pebalap Indonesia punya skill yang bagus dan keberanian. Terbukti 3 rider kebanggaan Indonesia Imanuel Pratna, Sigit PD dan Rey Ratukore pernah naik podium Suzuka 4 Hours tahun lalu,” ujar Yoshiaki Kato, instruktur Yamaha Riding Academy (YRA).
Norihiko Fujiwara, instruktur dan pebalap senior yang mendampingi Yoshiako Kato berpendapat, “Bukan tidak mungkin pebalap-pebalap muda Indonesia nantinya akan berkiprah dan menjadi terkenal di ajang balap internasional.”
Kriteria rider yang dipilih untuk mengikuti training ini yaitu rider yang berprestasi di regionalnya masing –masing, berbakat dan masih muda untuk kelas pemula. Sedangkan untuk kelas 250 cc dipilih pebalap yang turun di kejuaran Asia, Kejurnas dan R-Cup.
Materi training tidak hanya skill balap tetapi pebalap diajak untuk melakukan development motor dan diwajibkan menjaga tata krama saat training. Dengan berlatih di YRA diharapkan para pebalap dapat memepertajam skill balapnya dan pemahaman mengenai aturan di balap internasional.
Supriyanto, Manager Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memaparkan,“YRA tahun ini mengundang rider dari seluruh Indonesia mulai dari Sumatra, Jawa, Bali sampai Sulawesi. Rider tersebut kita saring dari Kejuaran Motoprix di region masin-masing atau pebalap yang ikut di kejuaran Asia, Kejurnas dan R-Cup, tapi yang jelas pebalap tersebut harus muda dan berprestasi.”
Ia menambahkan bahwa tujuan YRA kali ini adalah sebagai pembekalan dan jenjang karir mereka untuk naik ke kelas sport. Edukasi YRA ini diharapkan mempertajam riding skill dan technical skill. Persentasi training riding skill lebih banyak diajarkan di sirkuit internasioanl.
“Motor yang kita gunakanpun adalah motor racing spek R15 dan R25 dengan Kato-san dan Fujiwara-san yang mejadi instrukturnya,” tutup Supriyanto.
1
Sekilas Profil Instruktur YRA
Yoshiaki Kato
Pria kelahiran 28 Agustus 1965 ini memulai karir balapnya pada tahun 1992 menjadi wild card di salah satu seri MotoGP. Kelas yang diikutinya adalah kelas 250cc menggunkaan mesin 2 tak. Pada tahun berikutnya, Kato-san mengikuti All Japan Championship dan berhasil merebut gelar juara umum. Dan pada tahun 1994 – 1998 berkesempatan mengikuti World Grand Prix mengunakan Yamaha 125cc.
Di era 1994 – 1998 dirinya sempat merasakan persaingan dengan pebalap top papan atas seperti Valentino Rossi, Marco Melandri, Garry McCoy di kelas 125 cc.
Norihiko Fujiwara
Lahir pada 8 Oktober 1966 ini adalah rider world class 500cc pada era mesin 2 tak, sempat turun diajang World Super Bike di tahun 1994 – 1997. Tidak sampai di situ, Fujiwara-san pada tahun 2010 sempat menjadi rider tester untuk motor M1 Yamaha Factory Racing dan saat ini menjadi rider tester untuk development motor di Yamaha Motor Company Jepang.
Peserta YRA 2015 :
Kelas 250cc

  1. Galang Hendra Pratama
  2. Rusman Fadhil
  3. Muhamad Hasyim Zaki Adil
  4. Imanuel Putra Pratna
  5. Reza Danica
  6. Wilman Hammar
  7. Richard Taroreh
  8. Muhammad Imam Micko
  9. Janoer Deden
  10. 10.Tamy Pratama

Kelas 150cc

  1. Deri Satio Sunarso
  2. Muhamad Irfan Syahputra Lubis
  3. Syahrul Amin
  4. Ervantona Pandu Mahardika
  5. Reynaldi Pradhana Susilo
  6. Doohan Akbar Ruzzaman
  7. I Made Alvin Dwiki S.P
  8. Anggi Setiawan
  9. Ridwan De Aji
  10. 10.Afridza Syach Munandar

Pos terkait