Keluarga Superbike Jalanan Aprillia

  • Whatsapp

tuonov4-1Autorev-Aprillia secara revolusioner membuat naked supersport Tuono VR4. Ini merupakan motor impian bagi penggemar kecepatan walau tetap mungkin dipakai sebagai kendaraan harian.
Untuk pengendaranya disediakan mesin tangguh didukung bodi terbaik untuk mengantisipasi keperluan berakselerasi. Sebagai motor bertenaga besar, Aprillia telah memilihkan rem terbaiknya untuk motor ini. Jadi tak perlu takut lagi untuk melahap tikungan tajam dengan kecepatan tinggi .
Dan semua telah mengenalnya bahwa ini adalah versi terlengkap dari Aprillia dengan peredam kemudi sebagai perlengkapan standarnya dan lahir sebagai motor berteknologi APRC (Aprillia Performance Ride Control) generasi kedua. Sebelum berbicara lebih jauh tentang Aprillia Tuono VR4, sebaiknya mengetahui apa itu APRC.
APRC adalah perangkat yang mengandalkan berbagai sensor untuk memberikan kestabilan pada sebuah kendaraan. APRC terdiri dari dua buah gyrometer (perangkat pendeteksi pergerakan) dan dua buah akselerometer yang dihubungkan dengan ECU.
Tugas utama APRC adalah memberi kedinamisan dari motor dengan mengendalikan torsi yang dihasilkan mesin. Dengan sistem kendali ini maka motor bisa dieksploitasi habis-habisan, layaknya saat berada di sikuit.
Memudahkan pengendalian pada kecepatan penuh kerja APRC didukung dengan pemakaian peredam pada setang kemudinya. Hasilnya, motor sangat cepat untuk berakselerasi dan mencapai kecepatan tinggi tanpa khawatir tergelincir.
Kinerja dan fitur sebuah superbike, kemampuan dan kestabilam serta gaya naked digabungkan menjadi sebuah konep inovatif telah dihadirkan Aprillia pada 2002 lalu pada Tuono 1000 R. Motor yang banyak mendapat kritikan tapi sukses dalam penjualan. Keberhasilannya ada pada mesin yang dipergunakan yaitu mesin V4 65o dengan kontrol elektronik yang sudah semaju saat ini.
Mirip dengan aslinya Tuono, VR4 R juga bisa dikenali lewat ciri khas yang sama dengan pendahulunya berupa tiga buah lampu utama yang ditempatkan di atas fairing. Bila pendahulunya memakai mesin dua silinder dengan bodi dan gaya sesuai dengan homolagasi WSBK (World Super Bike).
Sekarang setelah berhasil dua kali dalam kejuaran dunia, mesin yang dipakai menjadi 4 silinder dengan tenaga lebih besar 41 tk serta lebih ringan sekitar 10 kilo. Hal ini dimungkinkan oleh adanya penerapan  teknologi canggih.
SPESIFIKASI TEKNIS
Mesin
Tipe: V-4 65o, berpendingin air, DOHC, 4 katup/silinder, ride-by-wire
Kapasitas mesin: 999,6cc
Diameter x langkah: 78 x 52,3mm
Rasio kompresi: 13,0 ; 1
Tenaga maksimum: 167,3tk @ 11.500rpm
Torsi maksimum: 111,5Nm @ 9.500rpm
Induksi bahan bakar: Injeksi, Airbox, 3 mode injeksi T (track), S (sport), R (road)
Sistem stater: Elektrik
Standar emisi: Euro 3
Transmisi
Tipe: 6 kecepatan model kaset dengan eletronis Aprillia Quick Shift
Kopling: Kopling basah, kontrol mekanis
Penerus gerak: Rantai dengan rasio 42/16
Rangka
Tipe: Aluminium, dual beam
Suspensi depan: sachs, upside-down 43mm, jarak gerak 120mm
Suspensi belakang: Lengan ayun aluminium , monoshock, pengatur rebound, jarak gerak 130mm
Rem depan: Cakram ganda 320mm, Brembo kaliper radial
Rem belakang: Cakram stainless steel 220mm,Brembo monoblock  radial kaliper
Ban depan: Tubeless, 120/70-ZR17”
Ban belakang: Tubeless, 190/55-ZR17”
Dimensi
Panjang: 2.065mm
Lebar: 8005mm
Tinggi: 1.090mm
Jarak poros: 1.445mm
Tinggi jok: 843mm
Berat kosong: 183kg
Kapasitas tangki: 17 liter