Memperkuat Bisnisnya, Garansindo Group Mendirikan Holding Company

  • Whatsapp

Jajaran Komisaris & Direksi GaransindoAutorev-Garansindo yang berdiri pada tahun 2001 dimulai sebagai penyedia pelayanan after-sales mobil premium telah berkembang dan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif hingga kini serta menjadi salah satu pemain penting dalam berkembangnya segmen otomotif premium di Indonesia.
Garansindo membentuk perusahaan induk (holding company) dengan nama PT Garansindo Global Corpora, sebagai pemegang saham mayoritas dari 5 perusahaan dalam lingkup usaha Garansindo dan diharapkan akan berkembang sejalan dengan berkembangnya bisnis. Semua perusahaan tersebut bergerak dalam bidang otomotif roda empat maupun roda dua.
Holding company ini merupakan perusahaan induk dari PT Garansindo Inter Global, PT Garansindo Technologies, PT Garansindo International Motor serta PT Plaza Garansindo dan PT Garansindo Automobile yang memiliki spesialisasi di bidang retail.
“Pembentukan perusahaan induk ini dimaksudkan untuk peningkatan kekuatan kami di dalam industri Otomotif di Indonesia, yang di mulai dari sector pelayanan, sector ri’il sebagai APM mobil & motor dan hingga nanti nya akan menuju ke industri manufaktur, ujar Muhammad Al Abdullah, Presiden Direktur, PT Garansindo Global Corpora di Jakarta (25/06).
PT Garansindo Inter Global yang dipercaya sebagai Agen Pemegang (APM) Merk Chrysler Group LLC (kini Fiat-Chrysler Automobiles) dengan memasarkan secara resmi brand Jeep, Chrysler, Dodge serta Fiat dan Alfa Romeo berlanjut menjadi salah satu volume maker di kelas mobil  Premium di Indonesia hingga saat ini.
Kemudian diikuti oleh PT. Garansindo Technologies yang di percayakan menjadi Agen Pemegang Merek (APM) dari Zero Motorcycles & Italjet e-bike dan dengan penunjukan PT. Garansindo Internasional Motor sebagai APM Peugeot Scooter.
“Kedepannya Garansindo akan terus berkembang dan berfokus dalam mengembangkan industri otomotif di Indonesia dan juga menjadikan Garansindo Group sebagai perusahaan otomotif yang kuat dan besar di era demokrasi negara Indonesia saat ini dan masa datang,” tutup Muhammad Al.