2014 NVLF Jakarta Goes to Djogja: Kemana Saja Asal Bersama Kalian (bag-2)

  • Whatsapp

Alhamdulilah rest cukup tadi malam, pagi-pagi bangun dan mari kita lanjutkan cerita perjalanan kami, brother bangun… bangun…
26 Desember 2014
Jam 07.00 pagi beberapa member sudah terbangun mandi dan tidak lupa sarapan opor ayam yang sudah disiapkan oleh tuan rumah, opo ra enak bro nek ngono kui.
2014 Toeuring NVLF Jakarta_17
Rencana hari ini mau mengxplore jalanan di Wonosari yang menurut informasinya ajib bener, untuk rutenya saya sudah menyiapakan adek saya untuk diajak muter-muter, jam 09.00 rombongan menuju ke Bantul Projo Tamansari tempat orang tua saya tinggal, memasuki jalanan Imogiri sudah kelihatan pemandangan yang bener bener menggoda karena memang cuaca sedang benar benar mendukung. Jam 10.00 sampe rumah saya, beberapa member istirahat karena saya yakin bahwa istirat mereka kurang.
Setelah solat Jumat explorer pun dimulai dengan memasuki kampung melintasi sawah, akhirnya sampailah pada jalanan yang mulus dan berliku liku hmmmm inilah jalanan yang dicari para bikers untuk meliuk liuk, semakin mendekati wonosari jalanan semakin bener2 ajib brosist lebar panjang dan mulusss banget, dijalanan inilah rombongan riding dengan menggunakan beberapa formasi (padahal saya saja bgg)
Nih penampakannya perjalan kita.

Sampai wonosari yang pertama dikunjungi adalah pantai Watu Kodok setelah Bernarsis Ria lanjut ke Pantai Baron untuk renang.
2014 Toeuring NVLF Jakarta_14

sebenarnya masih banyak bukti bukti outentik tetapi samua masih tersimpan rapi di file kawan kawan, jadi seadanya dulu ya.
27 Desember 2014……. next 28 Desember juga
Tepatnya hari Sabtu, adapun rencana explore hari ini adalah melihat matahari terbit yang masih tertutup kabut di Mangunan daerah Imogori dan siangnya lanjut ke Candi Borobudur karena banyak teman teman yang belum pernah melihat salah satu mahakarya leluhur kita, tetapi manusia hanya bisa berencana sedangkan Tuhan yang menentukan, seperti pagi ini hujan masih melanda di daerah Jogjakarta bagian selatan, wah batal neh naik ke Mangunan, ya sudahlah lanjut tidur lagi brosist dan berdoa semoga hujan segera menghilang mengingat nanti sore kami mau melanjutkan perjalanan ke Pemalang. Sampai siang hari mendung tidak juga beranjak dari kota ini disertai hujan bahkan angin yang berhembus dengan kencang.
Jam 15.00 dirasa mendung dan hujan tidak akan menghilang akhirnya dengan penuh tekad dan terpaksa teman teman akhirnya memutuskan bahwa perjalanan harus tetap dilanjutkan, setelah pamit dengan kedua orang tua saya dan dengan berdoa terlebih dahulu rombongan meninggalkan rumah kelahiran saya, see you next time.
Dengan diiringi gerimis yang membasahi kota Jogja rombongan melintasi daerah Imogiri menuju Ring Road Selatan melipir ke arah Ring Road timur, karena tidak memungkinkan membawa rombongan melintasi tengah kota, akhirnya rombongan mau tidak mau melewati pinggiran. Memasuki daerah Ring Road Utara pas lampu merah Condong Catur terjadi kemacetan, semoga tidak panjang brosist.
Jam 17.00 rombongan sampai diperbatasan Jawa Tengah – DIY what!! 2 jam perjalanan? busyet deh lama banget ya, yo wis aku rak popo brosist, ngupi + melepas lelah sekalian menunggu Bro Arif Rahma karena memang janjian di sini, tidak lupa narsis lagi…
Mengambil jalur Secang belok kiri arah Temanggung untuk menghindari Semarang karena memutar, sebelum melanjutkan perjalanan sempat bertemu beberapa Biker dari Tanjung Priok dan mereka juga menyarankan untuk melewati jalur tersebut, tetapi jalur tersebut melewati hutan hmmm miris brosist, tetapi dikarenakan kita rombongan lumayan banyak akhirnya berani sajalah.
2014 Toeuring NVLF Jakarta_16
Jalur Jogjakarta menuju Semarang sudah terlihat padat merayap akhirnya didaerah Secang ada pertigaan rombongan mengambil arah ke kiri arah Temanggung, akhirnya perjalanan memasuki daerah Temanggung suhu udara mulai dingin masih ditambah gerimis juga, di sini saya bertanya-tanya kok RC tidak takut nyasar ya, padahal ini pasti pertama kali lewat sini termasuk saya, usut punya usut ternyata di stang nya nongol hp nya yang dijadiin GPS, oh pantesan.
2014 Toeuring NVLF Jakarta_18
Memasuki kawasan hutan jalanan banyak yang berlobang di tambah masih gerimis dan bus AKAP yang memenuhi jalan,menguras stamina karena harus benar-benar konsentrasi brosist, salah satu anggota rombongan ada yang mengalami trouble, beruntung peralatan sudah siap sedia dengan sigap Bro Dadan membereskan hal tersebut.
Setelah menemukan jalan Pantura yang terkenal dengan jalanan maut para rombongan setidaknya sedikit lebih lega karena sudah di jalan raya. Akhirnya begitu sampai Jembatan Comal yang kemarin sempat jebol kita konfirmasi ke Bro Yanui bahwa rombongan sudah menunggu, tidak lama berselang Bro Yanui datang dan dibawalah kita ke tempat untuk beristrirahat, cuma satu kata yang terucap Alhamdulillah.
Pagi harinya Ketua NVLF Jakarta alias Bro Erik Sefanda nongol juga sendirian dari Purbalingga, sambil ngobrol menceritakan perjalanan dan menunggu mandi sarapan pun datang, makan, tak lama berselang rombongan dari NVLF Bekasi dan sebagian NVLF Jakarta pun datang juga menambah ramainya suasana pernikahan Bro Yanui.
2014 Toeuring NVLF Jakarta_19
Untuk acara BroYanui sendiri Alhamdulillah berjalan lancar, dan sekalian pamit untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.
Touring memang seru… siapa yang mau ikut. Next tahun pasti turing lagi.

Pos terkait