Isuzu Komitmen Kembangkan Layanan Purna Jual

  • Whatsapp

Isuzu@IIMS 2014_7
Autorev-Isuzu Astra Motor Indonesia sebagai produsen kendaraan komersial berkomitmen untuk terus mengembangkan variant produknya untuk memenuhi kebutuhan konsumennya, termasuk layanan purna jual yang menjadi faktor penting.
Isuzu berprinsip tidak boleh ada kendaraan atau truk yang berhenti beroperasi terlalu lama, “ Truk yang berhenti beroperasi terlalu lama, baik karena perawatan maupun kerusakan akan menyebabkan berkurangnya pendapatan para pengusaha, karena itu menjadi tanggung jawab kami itu membuat kendaraan tersebut selalu dalam kondisi prima,”  Ungkap Edy J Oekasah, GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia di Jakarta (25/09)
Ketersediaan dan Keterjangkauan Suku Cadang
Isuzu Indonesia berkomitmen akan selalu mengembangkan diri dari sisi ketersediaan dan keterjangkauan suku cadangnya. Menurut Djulimin, Spare Part Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia,” Investasi spare part dilakukan sebagai usaha kami untuk memberikan ketenangan dan kepastian kepada para konsumennya.”
Untuk menjamin ketersediaan suku cadang , selain memiliki pusat gudang seluas 10.000 m2  di Pondok Ungu, Bekasi, ketersediaan suku cadang Isuzu didukung oleh lebih dari 2.000 part shop yang tersebar di 329 kota di seluruh Indonesia.
Selain itu Isuzu juga mengembangkan Parts Depo yang Depo berisikan spare part untuk kendaraan Isuzu Elf dan Isuzu GIGA, saat ini berada pada 12 kota (Medan, Pekanbaru, Surabaya, Samarindam Banjarmasin, Makasar, Lampung, Palembang, Manado, Bali dan Semarang). Tujuan adalah menjamin ketersediaan spare part Isuzu di seluruh Indonesia dengan mengurangi waktu pengiriman dari gudang pusat di Jakarta.
Sedangkan untuk jaminan keterjangkauannya, Isuzu memiliki Isuzu Astra Domestic Genuine. (IADG). Perbedaan IADG dengan Isuzu Genuine Part adalah Isuzu Genuine Part dirancang untuk kebutuhan truk Isuzu di seluruh dunia, sehingga kualitasnya dibuat untuk negara – negara dengan 4 musim, sedangkan IADG adalah spare part asli Isuzu yan diperuntukkan untuk market khusus Indonesia yang hanya memiliki 2 musim. Pada saat ini julmlah IADG telah mencapai 590 part number, dan akan terus bertambah dengan target 650 part number pada akhir tahun 2014 ini.
Isuzu Indonesia juga meluncurkan program 1 x 24 jam atau Gratis (syarat dan ketentuan berlaku) .”Isuzu menjamin, konsumen pesan hari ini, besok sudah sampai, dengan catatan semua spare part yang dapat masuk ke dalam pesawat dan kota – kota yang dapat dicapai dengan pesawat terbang,” tutur Djulimin.
Saat ini telah tersedia di lebih dari 2.000 parts shop yang tersebar di 295 kota di seluruh Indonesia. “ Kami ingin menjangkau ke seluruh daerah terpencil di seluruh Indonesia, karena truk Isuzu tidak hanya digunakan di daerah perkotaan saja” kata Djulimin.
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Tidak hanya pengembangan suku cadang, untuk kualitas layanan purna jual yang prima, Isuzu juga mengembangkan dari sisi pelayanan service. Seperti di utarakan Rodko Purba, Service Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia tidak memungkiri bahwa kendaraan yang digunakan untuk kebutuhan operasional pasti suatu saat akan memerlukan perawatan, “Policy kami adalah meminimalkan waktu berhenti (breakdown) agar bisnis pelanggan dapat terus berjalan”.
Isuzu memiliki program field advisor, “Sejak unit diserahkan ke konsumen, kami memperkenalkan field advisor kami, dengan konsep SERVE (Solving Technical Problem, Emergency Call 24 Hours, Regular Customer Visit, Vehicle Breakdown Monitoring, Education & Training), Field Advisor bertugas memberikan konsultasi, advice, dan secara berkala berkunjung ke pelanggan, dan yang pastinya Field Advisor siap 24 jam untuk dihubungi, apabila terjadi kendala pada kendaraan Isuzu Anda” tutur Rodko.
Terdapat 108 orang field advisor yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan terus berkembang, minimal 1 outlet memiliki 1 orang FA. Investasi  sumber daya manusia juga dilakukan Isuzu Indonesia melalui Isuzu Technician School (ITS), program yang dibuat pada awal 2012 ini telah melahirkan 78 orang mekanik yang mendapatkan training secara intensif selama 6 bulan dengan metode base on competence.
Selain itu, Isuzu juga memperkuat jaringan  perawatan kendaraan yang diperkuat dengan 216 Isuzu Workshop dan 127 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) yang siap melayani kebutuhan  pelanggannya.