Pengisian Wireless dari Qualcomm Untuk Formula E

  • Whatsapp

Pengisian Wireless dari Qualcomm Untuk Formula E
Foto : BMW

Autorev – Kebanyakan orang berpikir balapan mobil listrik itu membosankan.  Umumnya, mereka tidak mengetahui satu hal, kita benar-benar membutuhkan mobil EV balap jika kita ingin beralih ke mobil penumpang listrik dalam waktu dekat.
Itu karena sebagian besar teknologi yang ada saat ini kebanyakan berasal dari mobil balap.  Hal yang berkaitan dengan efisiensi mesin, aerodinamika, material canggih, perangkat pengendali dan pengukuran dan banyak lagi  teknologi yang berasal dari arena balap.  Dimana banyak produsen yang menginvestasikan uangnya untuk pengembangan teknologi baru untuk bisa berhasil dalam menciptakan sebuah prototipe.
Hal yang sama berlaku untuk mobil listrik. Bertujuan untuk tampil lebih baik di trek, para pembuat mobil akan terus berusaha untuk mengembangkan baterai yang lebih baik, sistem pengisian dan sistem manajeman tenaganya.
Untuk seri pertama Formula E tahun ini, Qualcomm telah memutuskan untuk menampilkan sistem pengisian nirkabel yang dipasarkan beberapa tahun mendatang.
Jangan salah, perangkat pengisian nirkabel tidak akan dipergunakan pada mobil balap Formula E, karena belum diperlukan.  Setiap tim harus mempersiapkan mobilnya dalam kondisi baterai terisi penuh dan siap untuk dipergunakan.  Tapi perangkat ini bisa saja dipergunakan untuk Pace Car.
BMW telah mengadaptasikan sistem pengisian tanpa kabel pada model  ¡3 dan i8 dengan mempergunakan sistem induksi magnet hasil pengembangan Qualcomm.   Untuk mengisi ulang baterai seperti saat di sirkuit lebih ditujukan sebagai pembuktian langsung atas kinerja perangkat tersebut.
Pengisian nirkabel bekerja atas dasar resonansi magnetik dimana landasan yang dipasangkan di lantai terhubung ke soket listrik dan penerimanya berada di kolong mobil.
Mengapa kita perlu pengisian nirkabel?  Ini sangat memudahkan pengendara tinggal parkir mobilnya di tempat yang ditunjuk dan bisa langsung mengaktifkan perangkat pengisian melalui tombol OK pada layar infotainment.  Coba bayangkan bila pengisian dilakukan dengan kabel, harus mencari kabel pengisian di bagasi baru bisa mengisinya.  Selain itu, kemungkinan resiko dicuri pun sangat besar.  Pengisian tanpa kabel tentunya sangat praktis dan aman.

Pos terkait