Segway-Ninebot Luncurkan 4 Varian Anyar

image_39032_WhatsApp-Image-2019-05-11-at-01.42.56

PT Suara Visual Indonesia (SVI) memperkenalkan Segway generasi terbaru sebagai kendaraan pribadi bermotor listrik roda dua yang terdiri dari platform untuk kaki yang dipasang di atas poros dan tiang tegak yang dilengkapi gagang, dikendalikan oleh pengendara dengan cara mendistribusikan bobotnya.

Segway-Ninebot sendiri merupakan perusahaan transportation robotics start-up yang bermarkas di Beijing, China dan merupakan perusahaan terbesar dunia untuk personal transporter serti electric scooter. Segway-Ninebot meluncurkan tipe-tipe terbaru nya yang di hadirkan di Indonesia antara lain Kickscooter ES2, Kickscooter ES4, Drift W1, S Pro, dan Gokart Kit.

“Segway-Ninebot merupakan produk yang mudah di terima oleh masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau dan juga fashionable,” ujar Setiawan Winarto, CEO SVI Group. Ia menambahkan, Segway-Ninebot merupakan kendaraan yang ramah lingkungan, kendaran listrik masadepan,”

“Untuk pemesan kita sudah hampir puluhan yang beli dan untuk pengiriman kita kebanyakan dari online dan untuk harga sekitaran 8 jutaan hingga 12 jutaan dan garansi kita 1 tahun untuk semua produk dan untuk sperpart kita ada di Melotronic” Jelasnya.

Segway-Ninebot akan segera bisa didapatkan di jajaran Melodia di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Selain di jaringan retail Melodia Masyarakat bisa menemukan Segway-Ninebot di jaringan dealer Melotronic.

Skuter Segway ini dapat menempuh hingga 38 km (tergantung model) dalam satu kali pengisian daya baterai selama 3 jam. Cara mengendarainya juga menentukan jarak yang mampu ditempuh dalam satu kali pengisian daya.

Segaway menggunakan teknologi yang disebut Leensteer yang terdiri dari 7 sensor dan 5 yang mengontrol sudut mesin dan 2 yang mengontrol gerak maju dan mundur. Dengan menggerakkan setang ke kiri, ke kanan, ke depan atau ke belakang akan membuat Segway bergerak dengan lembut ke arah yang Anda inginkan.

“Segway tidak menghasilkan emisi dan 11 kali lebih efisien ketimbang mobil. Segway membutuhkan muatan listrik tetapi jumlahnya sangat kecil,” tutup Setiawan.

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017