Kencan Singkat Bareng Suzuki GSX150 Bandit di Bali

image_36959_IMG-20181125-WA00451Bersamaan dengan diperkenalkan Suzuki GSX 150 Bandit wilayah Bali, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberi kesempatan kepada jurnalis dan blogger menjajal langsung naked bike 150 terbarunya itu. Jurnalis Autorevindonesia.com termasuk salah satu peserta. Seperti apa kesan kencan bareng Bandit di Bali?

Desain Menawan, Panel Indikator Informatif

Start awal dari pelataran parkir PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) Kuta. Sebelum memulai perjalanan lirik  tampilan desain.Saat motor diam karakter GSX 150 Bandit sebagai  motor telanjang (naked bike)  yang tangguh tercermin lewat desain bodi.  Sementara aura motor petarung (street fighter)  GSX 150 muncul melalui striping grafis tajam.

Panel indikator penunjuk informasi model digital sangat bermanfaat membantu  menginformasikan posisi motor seperti, kecepatan motor, posisi gigi hingga konsumsi BBM. Selain atraktif speedometer pun mudah dibaca.

Puas plototin putar kunci ke posisi on,  motor pun hidup. Getaran  mesin terasa sangat  halus. Teknologi Suzuki Easy Start System  sangat  membantu menyalakan  mesin dalam kondisi apapun.

Handling Mantap, Posisi duduk Nyaman

Bersamaan dengan pelepasan bendera start oleh Dirut PT CSBI Cahaya Wirawan Hadi,  pelintir gas motor pun melaju. Setang kas motor turing disokong ukuran jok sadel tebat  menjadikan posisi berkendaraam santai dan nyaman.

Dari lokasi start menuju finish etape pertama Pantai Pandawa, melewati  Jln Bypass Jimbaran- Kampus Unud.Tantangan berupa kemacetan langsung menghadang. Kesempatan ini digunakan untuk mencoba handling motor.

Hasilnya dimensi  Panjang: 2,000 mm, Lebar: 745 mm dan tinggi: 1,035 mm mumpuni  bermanuwer melibas jalanan macet. Lantaran macet beberapa kali  rombongan harus berhenti sejenak. Tarikan awal   GSX 150 Bandit di uji. Hasilnya  saat  stop &go  kemampuan  tarikan  awal  sangat responsif.

Setelah berpose bersama di pantai Pandawa  perjalanan dilanjut  menuju Sayan ( Ubud) melalui  rute  Kutuh- Tol Bali Mandara- Angantake. Ruas jalan Kutuh menuju Tol Bali Mandara  berupa  turunan. Dukungan rem  disc muka –belakang mampu menaklukan jalan turunan.

Ketika  melewati Tol Bali Mandara, iseng  Otonic Bali.Com   keluar dari rombongan dan mencoba  kecepatan  maksimal. Top speed yang diperoleh  113 km/jam itu pun menyisahkan  masih banyak bukaan gas.

Memasuki daerah Angantake  permukaan  jalan tidak rata, bergelombong  serta banyak  tikungan baik menyempit maupun melebar Kemampuan  Suspensi  GSX 150 Bandit diuji. Hasilnya  suspensi  depan  Telescopic dan belakang  swing arm sangat stabil menaklukan medan jalan ini.

image_36960_47048025_361060717797243_5983577600168034304_n

Mumpuni di Segala Cuaca

Finish  etape kedua,  Semaya restoran  ubud , rombongan beristirat sembari makan siang. Puas melahap menu kas restoran ini ,  perjalanan  pun dilanjutkan menuju  etape ketiga sekaligus lokasi finish, oulet Suzuki CSBI Kuta

Perjalaan etape ketiga melalui rute Penatih- Gatot Subroto- By Pass  Nusa dua. Kondisi jalan yang dihadapi kurang lebih sama dengan etape sebelumnya.Namun kali ini lebih menantang lagi lantaran ruas permukaan aspal sedikit basah usai diguyur hujan. Kesempatan menguji kemampuan roda putar ban.

Seperti permukaan aspal kering, rrasi ban  depan  90/80-17 dan belakang  130/70-17 tocker  melahap permukaan lintasan basah. Dan hingga finish tidak ada kendala berarti yang dihadapi. Seluruh peserta tiba dengan selamat. Tak ada rasa letih maupun lelah terlihat dari raut wajah peserta. Suzuki GSX 150 Bandit  benar-benar terbukti nyaman untuk perjalanan jauh.

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017