Selamat Jalan Bro Ully, Biker Pejuang Kemanusiaan YNCI Rescue

image_36478_FB_IMG_1540711837969Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) berdiri bulan Agustus 2015 dan hingga saat ini telah mempunyai 193 Chapter diberbagai kota/kabupaten di Indonesia. YNCI telah membentuk satu divisi  yang bergerak di bidang sosial yang bernama Team YNCI Rescue yang dibekali dengan ketrampilan khusus serta akan dibina oleh Badan Rescue Nasional. Tim ini lahir didasari bentuk sosial dengan keanggotaan secara sukarela.

Dalam perkembangannya YNCI Rescue sudah melakukan kegiatan kebeberapa wilayah didaerah yang terjadi bencana seperti gempa Aceh, Lombok, tanah longsor Garut, dan saat ini YNCI Rescue telah mendirikan posko bencana di kota Palu dengan alamat Jl. Garuda No. 34 Sulteng Palu.

Ully Zain (Ketua YNCI Palu) salah satu kordinator YNCI Rescue di kota Palu. Beliau mendedikasikan dirinya hingga akhir hayat menjadi relawan kemanusiaan dikota palu. Hari Sabtu 27 oktober 2018 Yudi Kusuma sebagai ketua umum YNCI berangkat ke kota Palu guna memimpin Team YNCI Rescue untuk mengalokasikan Logistik bantuan, tiba dibandara beliau dijemput oleh Ully. Tidak ada firasat apapun saat itu hanya saja Ketum YNCI sempat bertanya Ully sakit? “Hanya kelelahan saja,” jawab Ully.

image_36477_FB_IMG_1540711761389

Yudi menceritakan,sampai tiba di Posko YNCI Rescue dikota Palu kami berisitirahat, disana juga telah tiba Andre dari Gorontalo mewakili Regional YNCI Sulutenggo. Kami bertiga istirahat diposko YNCI Rescue sambil menunggu logistik bantuan datang ke posko.

Menjelang sholat Zuhur, Om Ully pamit dengan kami untuk keluar sebentar, tapi Ketum YNCI rada heran kenapa seperti gelisah Om Ully pada saat itu. “Hampir 2 jam Ully tak kunjung kembali ke posko kemudian Handphonenya berdering terus, ternyata HP dan tas tidak dibaw, tetapi telpon terus berdering dan tidak kami angkat,”ujar Yudi.

Setelah disepakati bersama, akhirnya Andre memberanikan diri angkat telpon, ternyata adalah anak dari Ully yang memberikan kabar bahwa ayahnya telah meninggal dunia dalam perjalanan kerumah sakit. Innalillahi wainna ilaihi rojiun, betapa kagetnya kami berdua saat itu dan serasa hampir tak percaya. selang satu jam bantuan logistik datang dan kami alokasikan logistik kepada korban bencana hari itu juga.

 

“Ternyata Ully kelelahan setelah hampir 1 bulan mendedikasikan dirinya menolong korban bencana di Palu, pagi sampai malam beliau tidak pernah lelah bekerja, menurut info Ibundanya beliau memang punya riwayat sakit asma tetapi tidak ada satu orangpun yang tahu karena memang almarhum tidak pernah mengeluh, bahkan saat wafat pun beliau meninggal dengan wajah tersenyum,”tutur Yudi.

Selamat jalan Ully, seorang yang mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan. Selamat Jalan Pejuang Kemanusiaan, doa kami selalu bersamamu.

Bro Ully Sebelah Kiri

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017