Ruginya Menggunakan Busi Racing Untuk Harian

image_35825_Salah satu komponen penting dalam meningkatkan kinerja mesin adalah busi sehingga untuk meningkatkan performa mesin ada yang mengganti busi standar kendaraan dengan busi racing. Apa saja ruginya?

Sebelum menjawabnya, Diko Oktaviano selaku Technical Support dari NGK Busi Indonesia memaparkan seperti diketahui di dunia balap, banyak tim yang mengandalkan busi NGK yang memiliki reputasi sangat baik dan sudah terbukti berkualitas tinggi dan andal.

Apakah busi NGK yang digunakan tim balap akan cocok untuk mobil harian dan apakah mungkin untuk meningkatkan kinerja mesin hanya dengan menggunakan busi balap?. “Tidak,” kata Diko menjawab kedua pertanyaan tersebut.

Pria ramah ini menjelaskan bahwa busi yang digunakan di lintasan balap telah didesain dan dirancang secara khusus untuk aplikasi mesin yang bekerja pada kecepatan jauh lebih tinggi dan beroperasi dengan kompresi sangat tinggi sehingga  suhu, getaran, dan pembakaran pada mesin melampaui kondisi seperti pada mesin biasa.

“Menggunakan busi khusus balap pada kendaraan harian bukanlah ide yang baik. Dengan karakteristik busi balap yang didesain untuk penggunaan yang sangat ekstrim, jika digunakan pada mesin biasa dapat menyebabkan beberapa permasalahan seperti deposit karbon berlebih hingga misfiring. Hal tersebut dapat diperburuk apabila kendaraan digunakan untuk jarak dekat dengan ritme stop & go, seperti di lalulintas macet,” terang Diko.

Selain kerugian seperti disampikan Diko, harga racing tentu lebih mahal dibandingkan dengan harga busi standar. Untuk mobil yang menggunakan busi paling tidak 3 buah tentu bukan cara yang baik untuk menghemat baiaya perawatan kendaraan.

image_35818_

NGK Iridium IX, Busi Racing Harian

Agar kinerja mesin kendaraan harian lebih optimal Diko menyarankan untuk menggunakan busi NGK Iridium IX yang sudah mengadopsi teknologi balap yang sesuai untuk semuakarakter mesin. Sama seperti kebanyakan busi balap terbaru NGK, ujung elektroda pusatnya terbuat dari logam Iridium, yang memiliki titik leleh tinggi dan konduktivitas listrik yang luar biasa. Elektroda pusat busi Iridium IX berdiameter 0.6 mm mampu menciptakan percikan listrik lebih fokus untuk menghasilkan efek pertumbuhan api cepat membesar sehingga menghasilkan ledakan energi yang lebih tinggi.

Hal yang dapat dirasakan secara instan setelah penggunaan NGK Iridium IX adalah respon akselerasi yang semakin spontan dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dibandingkan dengan jenis elektroda standar.

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017