Bosch Kembangkan Teknologi Pengemudian Otomatis Dari Mobil Ke Sepeda Motor

image_34398_Bosch – Mobil bisa dibuat lebih aman melalui penambahan zona benturan (crumple zone), kantong udara (airbag) dan sabuk pengaman. Sementara, pengguna sepeda motor menghadapi lebih banyak bahaya saat berkendara: risiko tewas saat terjadi kecelakaan mencapai 20 kali lebih tinggi daripada pengemudi mobil. Bahkan, di Jerman jumlah kecelakaan sepeda motor yang mengakibatkan kematian naik sebesar 9 persen tahun lalu (sumber: Kantor Statistik Federal Jerman).

Bosch memiliki visi yang jelas: tidak ada lagi korban jiwa pengendara sepeda motor. Itulah alasan bagi perusahaan untuk mengembangkan paket teknologi keselamatan baru untuk sepeda motor, yang terdiri dari cruise control adaptif, peringatan tabrakan depan dan deteksi blind-spot. Ketiganya dikembangkan menggunakan teknologi yang juga memungkinkan pengemudian otomatis pada mobil.

Pabrik sepeda motor KTM dan Ducati akan memasukkan sistem bantuan pengendara baru ini dalam model produksinya paling cepat pada 2020. Bagi Bosch, ini adalah langkah lanjutan yang mengarah pada tujuan berkendara tanpa kecelakaan – yang tidak mengurangi kenyamanan dan tidak mengambil alih peran pengendara dalam mengemudi. “Bosch membawa keselamatan bersepeda motor ke tingkat yang lebih baik,” kata Dr. Dirk Hoheisel, anggota dewan manajemen Robert Bosch GmbH.

Lebih Aman, Lebih Menyenangkan

Penelitian menunjukkan ada dua penyebab utama kecelakaan sepeda motor: pengendara kehilangan kendali dan tabrakan dengan kendaraan lain (sumber: penelitian kecelakaan Bosch). Di masa depan, dengan bantuan teknologi Bosch, situasi lalu lintas berbahaya ini dapat dicegah sejak awal. Alasan lain untuk melengkapi kendaraan dengan teknologi keselamatan yang lebih pintar adalah karena sembilan dari sepuluh kecelakaan disebabkan oleh kesalahan manusia.

Sebagai pemasok teknologi keselamatan sepeda motor terkemuka di dunia, Bosch telah membuat kegiatan mengendarai kendaraan roda dua jauh lebih aman melalui sistem bantuan seperti ABS dan kendali stabilitas sepeda motor MSC.

Kini Bosch akan selangkah lebih maju. Berdasarkan perkiraan riset kecelakaan Bosch, sistem bantuan berbasis radar dapat mencegah satu dari tujuh kecelakaan sepeda motor. Asisten elektronik ini selalu waspada dan dalam keadaan darurat bahkan dapat merespons lebih cepat daripada manusia. Teknologi yang mendasari sistem ini adalah kombinasi sensor radar, sistem rem, manajemen mesin dan HMI (Human Machine Interface).

Radar yang berfungsi sebagai organ sensorik memungkinkan tersedianya bantuan dan fungsi-fungsi keselamatan baru pada sepeda motor, sembari menghadirkan gambar akurat tentang sekeliling kendaraan. Hasilnya, fungsi-fungsi bantuan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga menambah kesenangan dan kenyamanan dengan membuat hidup pengendara menjadi lebih mudah. “Di masa depan, sepeda motor harus memiliki kemampuan teknologi dalam melihat dan merasakan,” kata Geoff Liersch, kepala unit bisnis Kendaraan Roda Dua dan Powersports Bosch.

Bagi Bosch, sistem bantuan sepeda motor adalah batu loncatan lain dalam mewujudkan visi mobilitas bebas emisi, bebas kecelakaan, dan bebas stres menjadi kenyataan.

 

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017