Efek Memotong Elektroda Ground Busi

image_30852_Banyak cara untuk meningkatkan performa mesin, mulai dari penggantian suku cadang dengan produk after market hingga mengakali pengapiandengan cara memotong elektroda ground pada busi. Apa untung ruginya? Untuk mengetahui lebih lanjut, Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia menjelaskan sisi positif dan negatifnya efek memotong elektroda ground busi.

“Proses perkembangan teknologi busi sangat dipengaruhi oleh efek quenching (proses pendinginan cepat yang dilakukan pada logam yang telah dipanaskan diatas temperatur kritisnya) dimana bentuk elektroda dan fitur sangat mempengaruhi kinerja busi dalam menjalankan proses pengapian. Pada dasarnya bentuk elektroda busi sangat beragam sesuai dengan kebutuhannya,” papar Diko.

image_30854_

Akselerasi kendaraan akan terasa meningkat

Pada contoh elektroda yang dipotong, posisi awal terbentuknya api mengalami pergeseran menuju sisi kiri sehingga api menjadi lebih cepat membesar. Hal ini akan berpengaruh pada api yang membesar tersebut dikarenakan efek quenching yang terjadi lebih sedikit diterima oleh masing-masing elektroda. Sehingga spontanitas akselerasi kendaraan akan terasa mengalami peningkatan akibat perubahan tersebut.

Tingkat keausan menjadi tidak merata

Dikarenakan terdapat pergeseran titik pengapian, maka percikan listrik yang diterima juga akan mengalami pergeseran. Hal ini mengakibatkan elektroda yang menerima percikan listrik tidak fokus dan menyebabkan keausan pada kedua elektroda menjadi tidak merata, sehingga potensi untuk terjadinya penumpukan karbon menjadi lebih cepat yang akan menyebabkan potensi umur pakai busi menjadi tidak bisa diprediksi kerusakannya.

image_30853_

“Selain itu busi standar adalah berbahan nickel yang artinya akan lebih cepat terjadi keausan dibandingkan dengan bahan logam mulia,” terang Diko.

Bagaimana jadinya apabila busi standar dibentuk menyerupai busi tipe lain dengan cara melakukan pemotongan pada bagian ground elektrodanya?

Secara umum tujuan memangkas bagian elektroda, karena bentuk dari elektroda dapat menghalangi pertumbuhan inti api pada saat busi bekerja, maka dilakukan modifikasi  pemotongan elektroda ground untuk mempercepat proses penyebaran api.

Untuk pemangkasan elektroda, banyak posisi yang dilakukan oleh modifikator. “Saat ini banyak ditemui pemotongan dengan fokus pada bagian elektroda ground yang dibuat sejajar dengan elektroda pusat. Diharapkan pada saat terjadi percikan, munculnya api bisa lebih bebas karena tidak terhalang oleh elektroda,” kata Diko.

Ditilik dari penjelasan Diko, tujuan utama yang diharapkan dari pemotongan tersebut adalah terciptanya api yang dapat bersentuhan langsung dengan bahan bakar dan udara yang terkompresi tanpa ada hambatan, dengan kata lain dapat menekan efek quenching yang terjadi pada elektroda busi.

 

Setiap perubahan pasti ada sisi negatif dan positifnya, pada modifikasi pemotongan elektroda ground busi mengakibatkan busi akan lebih cepat mengalami keausan dikarenakan bahan standar adalah jenis nickel.

“Apabila ingin mendapatkan efek dari pengapian yang lebih baik disarankan pengguna dapat mengganti busi standarnya dengan busi berbahan logam mulia yaitu G-Power atau Iridium IX,” tutur Diko.

image_30855_

Bagaimana Menurut Anda

www.autorevindonesia.com 2014-2017